Universitas Tarumanegara Gelar Pertukaran Mahasiswa Internasional Online 2020

Tim Okezone, Okezone · Senin 30 November 2020 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 65 2318856 universitas-tarumanegara-gelar-pertukaran-mahasiswa-internasional-online-2020-Ytr2iLgWAI.jpg Universitas Tarumanegara (Untar) menggelar pertukaran mahasiswa internasional secara online. (Foto: Ist)

JAKARTA- Universitas Tarumanegara (Untar) mengadakan International Student Exchange (ISE) 2020 yang diadakan secara daring pada 26-28 November 2020.

Program pertukaran mahasiswa internasional pertama yang diadakan secara online merupakan salah satu aktivitas yang dilakukan Untar dalam proses internasionalisasi yang digagas pada usianya Ke-61 tahun.

Kegiatan positif ini turut mendapatkan sejumlah dukungan. Yakni dari Tunku Abdul Rahman University College Malaysia; Kun Shan University Taiwan; St. Paul University Filipina.

Baca Juga: Ketua Forum Rektor Indonesia: Masa Depan adalah Kreativitas, Imajinatif dan Canggih dalam Belajar

Lalu, Universiti Teknologi Mara Malaysia; Applied Science University Yordania; Foreign Trade University Vietnam; Islamic Science University of Malaysia; Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia; Universiti Sains Malaysia, Yuan Ze University Taiwan.

Dukunga juga datang dari Cauvery Institute of Technology India; Alexandria University Mesir. Dari dalam negeri ada Institut Teknologi Nasional Yogyakarta; Trisakti School of Management; Universitas Proklamasi 45; Universitas Bosowa; Universitas Hasanuddin Indonesia.

Kemudian STIE La Tansa Mashiro; Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama); Universitas Bina Nusantara; STIKOM Yos Sudarso Purwokerto; Universitas Surabaya; Universitas Esa Unggul, Universitas Katolik Musi Charitas; Universitas Widyagama Malang.

Baca Juga: Menteri Nadiem Ngobrol Santai Bareng Maudy Ayunda, Blakblakan Prospek Pendidikan Masa Depan

Diikuti 576 peserta dari 28 universitas di 8 negara termasuk Indonesia, para peserta dari berbagai negara yaitu Malaysia, Filipina, Vietnam, India, Taiwan, Jordan, dan Mesir, berkolaborasi mengikuti sesi yang padat dan menarik, saling bertukar ilmu, pengalaman, budaya, serta saling menjalin persahabatan yang baik antar negara.

ISE 2020 yang berjalan selama 3 hari, mengundang beberapa narasumber ahli dari berbagai negara untuk menyampaikan materi kepada peserta pertukaran mahasiswa yaitu Prof. Ir. Carunia M. Firdausy, M.ADE, Ph.D., dan Dr. Ngadiman S.H., S.E., M.Si. dari Untar Indonesia, Prof. Dr. Paulus, M.Sc. Wirutomo, S.H., S.E., M.Si. dari Universitas Indonesia, Mr. Teh Wee Chuan dari TARUC Malaysia., Dr. Linda Lin dari Kun Shan University Taiwan., dan Dr. Dennis P. Germano dari St. Paul University Manila.

Rangkaian acara dibuka oleh Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan. Dia mengatakan pandemi ini telah memberikan guncangan keras bagi perekonomian dan masyarakat.

"Untar berinisiatif untuk menjalin hubungan dengan rekan-rekan di universitas lain baik di dalam dan luar negeri, untuk berbagi semangat dan ilmu meski kampus di berbagai tempat ditutup akibat pandemi," ujarnya, Senin (30/11/2020).

Kepala LLDIKTI Wilayah III Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc. turut memberikan selamat kepada Untar atas acara pertukaran pelajar internasional ini.

"Saya sangat mendukung program pertukaran daring ini karena program ini sejalan dengan program Kampus Merdeka, yaitu mendorong mahasiswa dari berbagai negara dan bidang pengetahuan untuk belajar ilmu yang baru yaitu entrepreneurship," ujar Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc.

President TAR UC Prof. Ir. Dr. Lee Sze Wei menyambut delegasi dengan menyampaikan harapannya agar para peserta mendapatkan pengalaman yang baik dengan berinteraksi satu sama lain. "Pertukaran mahasiswa secara internasional adalah sesuatu yang dibutuhkan para mahasiswa saat ini agar dapat memaksimalkan potensi dan belajar lebih banyak dari dunia luar," paparnya.

Sambutan dilanjutkan oleh Presiden dari St. Paul University Manila, Filipina Sr. Ma. Evangeline Anastacio, SPC. "Saya berharap acara multikultural ini bisa membawa dampak baik kepada para peserta, tidak hanya secara intelektual dan akademik, namun juga secara sosial, kultural, juga spiritual sehingga peserta dapat memiliki pandangan yang luas terhadap dunia yang beragam ini," ucapnya.

Dalam sambutan dari Presiden Kun Shan University Dr. Lee Tien Shang, beliau menyampaikan bahwa Kun Shan University sangat senang dapat bergabung dalam program ini. "Di tengah kondisi covid-19 ini saya ingin mengingatkan kepada para peserta agar menjaga kesehatan lebih ekstra selama acara berlangsung, semoga para peserta dapat lebih mengerti perbedaan budaya untuk masa depan yang lebih sukses," kata dia.

Lalu Perwakilan dari Applied Science University, Dean Faculty Dr. Essam Thabet Abu Awad, Ph.D. juga menyampaikan terima kasihnya kepada pihak yang tergabung dalam program kolaborasi yang baik ini."Dengan sepenuh hati saya menyambut para mahasiswa dari seluruh negara, selamat kepada kalian yang tergabung meskipun di tengah pandemi, kita bersama membahas berbagai isu yang penting," ujarnya.

Selama 3 hari para peserta mengikuti program yang mencakup seminar dengan tema kewirausahaan, dan dilengkapi sesi debat terkait imbas pandemi Covid-19 dalam dunia pendidikan, serta pembahasan mengenai budaya.

Meskipun acara dilaksanakan secara daring, namun tetap diwarnai dengan Cultural Sharing session dimana para peserta dari berbagai negara saling bertukar pengetahuan mengenai budaya negara masing-masing. Di hari terakhir ini, ISE 2020 ditutup dengan CEO Talks on Entrepreneurship, pertunjukan kebudayaan, serta kesan dan pesan perwakilan peserta selama mengikuti acara. 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini