Yogyakarta Zona Merah, SMK di Bantul Mulai Sekolah Tatap Muka

Trisna, iNews · Selasa 01 Desember 2020 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 510 2319337 yogyakarta-zona-merah-smk-di-bantul-mulai-sekolah-tatap-muka-myuC8VHdkc.png SMKN di Bantul tetap sekolah tatap muka. (Foto: tangkapan layar)

YOGYAKARTA - Meskipun Yogyakarta masih masuk dalam zona merah Covid-19, sebuah sekolah menengah kejuruan di Bantul tetap menggelar kelas tatap muka secara terbatas. Dimulainya kelas tatap muka ini terpaksa dilakukan , karena sebagian materi pelajaran sekolah yang berupa kelas praktek produktif tidak bisa diajarkan secara daring.

(Baca juga: Habib Rizieq Dipanggil, 38 Pengacaranya Akan Datang ke Polda Metro)

Kepala Sekolah SMKN 1 Pundong Bantul, Sutapa mengatakan, pembelajaran tatap muka ini sengaja digelar oleh pihak sekolah, agar pembekalan kompetensi kerja bagi siswa bisa lebih maksimal. “Karena kelas praktek produksi bagi siswa ini tidak bisa digantikan dengan metode pembelajaran jarak jauh,” kata Kepsek, Selasa (1/12/2020).

Sekolah ini telah memulai pembelajaran tatap muka sejak bulan Oktober lalu, setelah melalui pertimbangan yang matang, berkoordinasi dengan satgas Covid-19 tingkat kecamatan serta mematuhi aturan yang ada.

Dia melanjutkan, protokol kesehatan secara ketat dilaksanakan mulai dari pengecekan suhu tubuh siswa, di pintu masuk sekolah, pengecekan oksiometer untuk mengukur oksigen dalam darah dan detak jantung, sebagai antisipasi orang tanpa gejala (OTG). “Siswa juga diharuskan patuh memakai masker, dan wajib mencuci tangan menggunakan sabun sebelum memasuki ruang kelas praktek”.

(Baca juga: Diapit Zona Merah, Yogyakarta Dorong Wisata Berkonsep Staycation)

Sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas, pihak sekolah mengaku sudah berkoordinasi dan kerjasama dengan satgas Covid-19 di tingkat kecamatan sebagai langkah antisipatif mengurangi penyebaran Covid-19 melalui sekolah tatap muka.

Koordinasi, sebagai upaya validasi syarat kelayakan sekolah, dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Pembelajaran tatap muka terbatas ini dilaksanakan hanya untuk mata pelajaran produktif, seperti praktik teknik pengelasan, teknik instalasi tenaga listrik, teknik komputer dan jaringan, serta teknik audio video.

(don)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini