Usai ke Luar Kota, 8 ASN Pemda Positif Covid-19

Suharjono, Koran SI · Rabu 02 Desember 2020 09:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 510 2319999 usai-ke-luar-kota-8-asn-pemda-positif-covid-19-ZWI6lezbJZ.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

YOGYAKARTA - Kasus penyebaran virus Corona di DIY semakin sulit ditanggulangi. Bahkan saat ini dilaporkan, ada delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) di dua organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemda DIY dilaporkan positif covid-19.

Delapan ASN tersebut diantaranya bertugas di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY dan tiga ASN lainnya bertugas di Dinas Kebudayaan DIY.

Dengan kondisi tersebut upaya desinfektasi langsung dilakukan dana penerapan Work From Home (WFH) bagi ASN yang satu ruangan dengan ASN positif covid-19.

"Di kantor kami memang ada lima ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19. Semua langsung isolasi mandiri sesuai protokol, dan pengawasan puskesmas setempat, karena semua orang tanpa gejala (OTG)," kata Kepala Dinas DP3AP2 DIY, Erlina Hidayati Sumardi kepada wartawan Rabu (2/12/2020).

Baca juga:

Rumah Sakit Penuh, Wali Kota Malang Pilih Isolasi di Rumah Dinas

Satgas: Zona Merah Covid-19 Bertambah Hampir 2 Kali Lipat

Dijelaskannya kasus di kantor DP3AP2 ini bermula, dari salah satu ASN perempuan yang berdomisili di Sleman yang merasa tidas enak badan setelah akhir pekan melakukan perjalanan ke luar kota. Usai perjalanan dia tetap masuk kantor seperti biasa.

"Namun kemudian demam tinggi. Akhirnya ASN melakukan swab mandiri dan hasilnya positif covid-19. Akhirnya dia rawat di RSUD Sleman," ulasnya.

Setelah satu orang positif upaya tracing dilakukan dan terdapat empat ASN yang bersinggungan langsung. "Namun kondisisnya baik dan mereka isolasi mandiri," tandasnya.

Dengan kasus ini, pihaknya langsung kordinasi dan membuat kebijakan WFH bagi karyawan satu ruangan. Kemudian juga koordinasi dengan Dinkes DIY serta BPBD DIY Untuk disinfektasi semua ruangan.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan DIY Sumadi, menjelaskan, kasus di Dinas Kebudayaan bermula dari ASN perempuan yang berdomisili di Kota Yogyakarta yang merasa kurang enak badan.

"Kemudahan dam memeriksakan diri ke salah satu rumah sakit swasta. Kemudian dia kembali periksa di rumah sakit Hardjolukito sehingga dilakukan swab dan hasilnya positif. Dengan kasus ini, semua karyawan satu ruangan akhirnya lakukan swab mandiri dan diketahui dua orang lainnya positif Covid-19. Upaya tracing masih dilakukan dan menunggu hasil swab," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini