Jenguk Orangtua, Pria Paruh Baya Ini Raba Dada Pasien Wanita

Era Neizma Wedya, iNews · Rabu 02 Desember 2020 01:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 610 2319872 jenguk-orangtua-pria-paruh-baya-ini-raba-dada-pasien-wanita-mjkdkPjkRn.jpg Polrestabes Palembang rilis kasus pelecehan seksual. (Foto : Sindo/Era Neizma)

PALEMBANG – Seorang pria paruh baya, Hendra Yuti Utama (50), ditangkap karena melakukan pelecehan seksual yakni meraba dada pasien wanita saat hendak menjenguk orangtuanya di rumah sakit kawasan Sematang Borang Palembang, Selasa (1/12/2020). Pelaku yang merupakan warga Jalan Lebong Gajah, Kecamatan Sematang Borang itu kemudian diamankan Satreskrim Unit PPA Polrestabes Palembang.

Kejadian menimpa YA (30) ini pada saat korban sedang dirawat di kamar rumah sakit di kawasan Sematang Borang Palembang, Selasa (24/11/2020) sekitar pukul 08.00 WIB. Pada saat korban sedang tertidur, lalu tiba-tiba terbangun ketika dirasa ada yang meraba payudaranya. Ketika korban melihat tangan pelaku berada di payudaranya spontan korban berteriak sehingga mengundang kedatangan perawat.

Saat itu pelaku langsung diamankan pihak sekuriti rumah sakit. Ia lalu dijemput unit PPA Polrestabes Palembang untuk diamankan serta diproses secara hukum.

Tersangka saat diwawancarai mengakui perbuatannya melakukan asusila dengan meremas payudara korban.

"Saat kejadian saya sedang membesuk orangtua sakit, dan sekamar dengan korban," katanya.

Lalu, saat kejadian itu melihat korban sedang tidur sendirian dan tidak ada yang menemani.

"Saya nafsu melihat korban, saat sepi tidak ada orang saya meremas payudaranya. Tidak tahunya korban terbangun lalu berteriak," ungkapnya.

Menurut tersangka, dia baru pertama kali melakukan aksi serupa.

"Baru satu kali inilah, saya sudah punya istri dan hubungan baik saja tidak ada masalah, saya khilaf," tuturnya.

Sementara, Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setyadji melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana didampingi Kasubnit PPA, Ipda Hj Fifin Sumailan kepada wartawan mengatakan benar sudah mengamankan tersangka.

"Korban sedang di rawat di rumah sakit, ketika korban sedang tertidur. Tidak lama korban bangun karena merasa ada yang memegang tubuhnya, saat terbangun ternyata tangan pelaku berada di dada. Lalu korban teriak sehingga datang security dan perawat mengamankan pelaku," jelas Edi.

Sedangkan menurut keterangan tersangka di sana karena sedang membesuk orang tuanya sakit.

"Antara korban dan pelaku tidak saling kenal, korban pasien tersangka pembesuk. Kepada tersangka akan dikenakan Pasal 290 ayat 1 KUHP ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini