Kuliah di Jurusan Kriminologi Bukan Seperti Jadi Detektif

Christy Alma, Okezone · Rabu 02 Desember 2020 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 65 2320428 kuliah-di-jurusan-kriminologi-bukan-seperti-jadi-detektif-YzNCOBNJUC.jpg Kampus Universitas Indonesia. (Foto:Ist/Okezone)

JAKARTA – Kuliah di jurusan kriminologi bukan berarti menjadi seperti detektif atau polisi.

Begitulah gambaran singkat yang disampaikan Yasmine Annisa yang kuliah  semester 3 jurusan Kriminologi Universitas Indonesia.

Yasmine mengatakan, bahwa prospek pekerjaan untuk mahasiswa lulusan jurusan krimonologi cukup luas.

Baca Juga: Menteri Nadiem Lengkapi Protokol Kesehatan 3M dalam 77 Bahasa Daerah

Hal ini disampaikannya saat wawancara bersama @intipkuliah secara daring yang disiarkan melalui akun youtube Intip Kuliah pada Rabu, 2 Desember 2020.

Dalam wawancara tersebut, Yasmine menjelaskan bahwa kriminologi secara harfiah artinya ilmu tentang kejahatan. DIa juga menyebutkan secara spesifik bahwa di jurusan Kriminologi UI, kejahatan dipelajari dari segi sosial serta dilihat sebagai gejala sosial.

Baca Juga: Ada Gareng dan Petruk di Game Punakawan Z Buatan Anak Bangsa

“Jangan takut buat ngambil resiko di jurusan kriminologi kalau memang itu passion dan keinginan kalian. Karena walaupun nanti bakal ada banyak laga yang kalian hadapin, tapi pasti itu bisa dihadepin karena kan nanti di perkuliahan kalian juga punya banyak temen yang akan ngebantu kalian,” tuturnya.

Yasmine juga menjelaskan kalau cara belajar di kriminologi sama seperti kuliah pada umumnya. Berkuliah di kriminologi tidak selalu menjadi seperti detektif ataupun polisi. “Lebih kayak mempelajari kenapa orang bisa jadi jahat atau seseorang bisa jadi jahat,” katanya.

Sementara prospek pekerjaan dari kriminologi juga cukup luas. Misalnya saja, banyak alumni yang setelah lulus bekerja di Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Dirjen Kemasyarakatan atau perusahaan keamanan swasta.

“Bisa juga jadi PNS, analis keamanan swasta, jurnalis, peneliti, dan dosen,” tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini