Januari 2021 Kuliah Dimulai Lagi, Harus Ada Rekomendasi dari Pemda dan Satgas Covid-19

Vitrianda Hilba Siregar, · Kamis 03 Desember 2020 11:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 65 2320791 januari-2021-kuliah-dimulai-lagi-harus-ada-rekomendasi-dari-pemda-dan-satgas-covid-19-7ydgMr81tG.jpg Proses kuliah sebelum pandemi Covid-19. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perkuliahan tatap muka direncanakan akan dimulai pada Januari 2021. Ada beberapa hal yang perlu disiapkan pengelola perguruan tinggi sebelum kuliah tatap muka dilakukan.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Kemendikbud, Nizam mengatakan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi perguruan tinggi dalam hal persiapan, pelaksanaan, dan pemantauan perkuliahan tatap muka

Baca Juga: Ini 10 SMA Terbaik Se-Indonesia 2020 Versi LTMPT

Dalam hal persiapan, yang harus dilakukan adalah perguruan tinggi harus mendapatkan rekomendasi atau berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota setempat melalui satuan tugas penanganan Covid-19. Selain itu perguruan tinggi hanya diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan kurikuler melalui pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Perguruan tinggi menyediakan sarana dan prasarana pembelajaran campuran (hybrid learning) bagi mahasiswa yang belajar secara daring serta dosen yang mengajar secara daring dan perguruan tinggi telah siap menerapkan protokol kesehatan," katanya, Rabu (3/12/2020).

Baca Juga: Perkuliahan 2021 Menggunakan Pola Hybrid Learning

Selain itu prguruan tinggi juga harus membentuk satuan tugas penanganan Covid-19 di perguruan tinggi untuk menyusun dan menerapkan standar operasional prosedur protokol kesehatan.

Sementara pemimpin perguruan tinggi juga perlu menerbitkan pedoman pembelajaran, wisuda, maupun kegiatan lainnya bagi civitas akademika dan tenaga kependidikan di lingkungan perguruan tinggi.

Sementara Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kemendikbud, Wikan Sakarinto mengatakan dengan pembelajaran praktik kerja lapangan dan magang bagi mahasiswa di dunia usaha dan dunia industri (DUDI), terdapat kesepakatan bersama selama pandemi terkait pencegahan, pelaksanaan dan pemantauan pembelajaran tatap muka.

Apabila perguruan tinggi sudah memenuhi berbagai syarat yang terdiri atas persiapan, pelaksanaan, dan pemantauan, maka segala bentuk penyelenggaraan pembelajaran tatap muka dapat dilakukan oleh perguruan tinggi tersebut.

“Jadi mahasiswa yang hadir ke kampus hanya untuk keperluan belajar. Setelah kuliah selesai, mahasiswa diwajibkan untuk meninggalkan kampus agar tidak terjadi kerumunan di dalam kampus,” tegas Wikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini