Jelang 2021, Rektor UNS Dorong Ada Peningkatan Mutu Pendidikan

Vitrianda Hilba Siregar, · Jum'at 04 Desember 2020 18:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 65 2321855 jelang-2021-rektor-uns-dorong-ada-peningkatan-mutu-pendidikan-MvVIWb4cT0.jpg Rektor UNS Prof. Jamal Wiwoho saat bersepeda pagi hari. (Foto: Ist/UNS)

SOLO - Program Studi (Prodi) diminta segera membenahi diri dan berakselerasi agar masuk dalam akreditasi internasional. Hal ini sebagai salah satu cara mendorong peningkatan mutu pendidikan menjelang tahun 2021.

Hal ini dikatakan Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Jamal Wiwoho usai bersepeda bersama pimpinan universitas, dekanat, dan tenaga pendidik (tendik) dalam kegiatan “Gowes Sehat Bebas Emisi”, bertempat di halaman parkir Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS, Jumat (4/12/2020) pagi.

Baca Juga: 4 Cara Mengendalikan Stres Jelang Ujian Akhir Kelas Online

Prof. Jamal menyebut pascapenetapan status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2020, sudah seharusnya UNS menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.

Dorongan yang diberikan Prof. Jamal tidak hanya ditujukan bagi Prodi yang sudah terakreditasi A, namun juga ditujukan bagi Prodi yang masih terakreditasi B.

“Semangat PTN BH tidak hanya prestasi nasional tetapi kita berharap UNS punya akreditasi internasional. Sekali lagi saya katakan bahwa akreditasi menjadi penting bagi kita. Kalau akreditasinya A dan masih puas itu masih PTN BLU. Oleh karena, itu Prodi-Prodi yang akreditasinya B harus A, yang A sudah 2 kali harus bisa akreditasi internasional,” ujar Prof. Jamal.

Baca Juga: Cegah Covid-19, Mahasiswa Poltekad Buat Robot dan Kamera Canggih Pendeteksi Suhu

Prof. Jamal mengatakan sesuai arahan Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI, pada 2021 mendatang akan ada lompatan besar dalam peningkatan mutu perguruan tinggi negeri.

Lompatan yang dimaksud adalah terbukanya kesempatan bagi Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja (PTN Satker) untuk berakselerasi menjadi PTN BH. Meneruskan pesan yang disampaikan Sesditjen Dikti, Prof. Jamal menyebut, pada 2021 akan ada 10 PTN BH baru.

“Jadi pemerintah tahun 2021 akan mencanangkan 10 PTN BH. Oleh karena itu apa yang kita canangkan dalam akreditasi A harus bisa langsung ke akreditasi/sertifikasi nasional,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Prof. Jamal juga menuntut segenap pimpinan universitas, dekanat, dan tendik UNS untuk meningkatkan mutu, kedisiplinan, integritas, dan mengutamakan kepentingan institusi daripada kepentingan pribadi dalam bekerja.

“Saya dorong pimpinan harus mengutamakan kepentingan UNS. Saya sangat berharap konsentrasi ke UNS. Saya tegasi, tidak boleh ada pimpinan yang mengutamakan (kepentingan) di luar. Saya mengapresiasi wakil rektor saya yang semua mengutamakan UNS,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini pula, Prof. Jamal dengan didampingi Dekan FEB UNS, Prof. Djoko Suhardjanto, juga meresmikan sekaligus meninjau fasilitas pendidikan dan olahraga terbaru yang dimiliki FEB UNS.

Ada sejumlah fasilitas yang sudah tersedia di antaranya wall climbing, lapangan voli, ruang transit, studio pembelajaran daring.

Ada juga ruang konsultasi mahasiswa Pascasarjana, dan ruang kuliah mahasiswa S1 FEB UNS yang telah didesain sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Virus Covid-19.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini