Pandemi Covid-19 Justru Ancam Lonjakan Penduduk Tak Terkendali

Kuntadi, Koran SI · Senin 07 Desember 2020 07:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 07 510 2322873 pandemi-covid-19-justru-ancam-lonjakan-penduduk-tak-terkendali-hSL3Rd6Mnj.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

KULONPROGO – Masa pandemi Covid-19 telah berdampak dalam program pengendalian penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB). Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencatat banyak peserta yang putus karena imbas pandemi Covid-19.

“Tidak sedikit yang putus padahal dari 100 orang terjadi 15 yang hamil pada dua bulan pertama,” kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Minggu (6/12/2020).

Hasto mengatakan, pandemi Covid-19 sangat berdampak pada program pengendalian penduduk. Karena jumlah peserta yang putus mencapai 3 juta orang. Mereka yang putus kebanyakan menggunakan alat kontrasepsi suntik maupun pil KB.

Menyikapi hal itu BKKBN menggencarkan pelayanan kontrasepsi secara door to door. Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) lebih melakukan jemput bola dan mereka diizinkan membawa obat dan diantar ke rumah-rumah.

“Kita gratiskan semua pelayananan kontrasepsi,” katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDP2KB) Kulonprogo, Sudarmanto mengatakan peserta program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Kulonprogo didominasi kaum perempuan. Peserta KB pria hanya 10 persen dari berbagai jenis alat kontrasepsi.

“Peserta KB pria hanya 10 persen, sedangkan perempuan 70 persen dan sisanya tidak ikut KB,” kata Sudarmanto.

Sudarmanto mengatakan, program KB pria sebenarnya ada beberapa jenis dan pilihan. Salah satunya dengan program vasektomi untuk jangka panjang dan suntik. Dinas akan mendorong peserta pria untuk mengikuti program kontrasepsi jangka panjang dengan vasektomi.

“Dengan metode vasektomi terbukti ampuh untuk mencegah kehamilan,” katanya.

Diakuinya partisipasinya para pria masih sangat minim. Untuk meningkatkan partisipasi, dinas lebih banyak mendorong kaum perempuan. Mulai dari penggunaan IUD, Implan, suntik ataupun pil.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini