Wartawan TV Ditabrak Debt Collector hingga Terseret 10 Meter

Agregasi Sindonews.com, · Kamis 10 Desember 2020 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 610 2325309 wartawan-tv-ditabrak-debt-collector-hingga-terseret-10-meter-yvUOuRotNs.jpg Foto: Sindonews

PALEMBANG - Seorang wartawan televisi yang bertugas di Palembang mengalami luka di sekujur tubuh setelah terjatuh dari motor dan terseret sejauh 10 meter. Korban yang diketahui bernama Hendra Basrin terluka akibat ditabrak mobil oknum debt collector ketika hendak mempertahankan mobilnya yang akan dirampas.

(Baca juga: Viral! Mata Elang vs Pemotor Nyaris Baku Hantam di Jalan)

Setelah menjalani pengobatan di rumah sakit akibat luka luka di sekujur tubuhnya Hendra Basrin mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Sambil menahan sakit korban melaporkan atas dugaan percobaan perampasan mobil Xenia yang dilakukan oknum debt collector ketika berada di dalam GSC Venue Panahan Jakabaring, Kelurahan 15 Ulu Palembang.

“Saya saat itu sedang menemui istrinya yang berdagang di kawasan Jakabaring Sport City. Lalu datang dua orang pria yang menanyakan soal angsuran kredit mobil Daihatsu Xenia yang dipakai oleh saya,” ujar Hendra, Kamis (10/12/2020).

Dia menduga, kedua pria tersebut hendak melakukan penarikan mobil dirinya pun berinisiatif untuk menyuruh istrinya membawa pergi mobil dari lokasi tempat berdagang.

“Saat di perjalanan mobil yang dipakai istri saya dipepet hendak dirampas. Lalu saya berusaha menghalangi dengan menggunakan sepeda motor. Namun ditabrak dari arah samping depan hingga terpental dan terjatuh dari motor. Saya pun sempat terseret sejauh 10 meter,” urai Hendra.

Meski sempat terjatuh dan terluka empat orang pemuda yang diduga dari perusahaan debt collector leasing tersebut masih tetap akan mengambil mobil.

Dirinya pun akhirnya mengajak untuk menyelesaikan permasalahannya ke kantor Polisi terdekat. Saat itu lah para pelaku mengurungkan niatnya merampas mobil dan lari meninggalkan dirinya.

Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan dugaan penganiayaan seorang wartawan media elektronik.

“Kita segera menindaklanjuti dengan memanggil para saksi termasuk pihak debt collector perusahaan leasing tersebut,” kata Kompol Edi Rahmat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini