Menutup Akhir Tahun, Inilah Kisah Para Warrior From Home

Fitria Dwi Astuti , Okezone · Rabu 16 Desember 2020 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 1 2328950 menutup-akhir-tahun-inilah-kisah-para-warrior-from-home-Gaenke0oif.jfif Foto: Dok Okezone

JAKARTA-Wabah COVID-19 telah menjadikan tahun 2020 masa penuh tantangan bagi siapapun. Berbagai sektor di industri dan seluruh lapisan masyarakat merasakan dampaknya, baik dalam segi kesehatan maupun finansial.

Dampak pandemi tentunya juga dirasakan secara global. Resesi ekonomi menjadi ancaman tidak hanya bagi Indonesia, namun juga berbagai negara di belahan dunia. Data yang dilansir International Monetary Fund (IMF) menyebutkan pertumbuhan ekonomi secara global diproyeksikan menjadi di angka (minus) –4,4 persen pada tahun 2020.

Meski begitu, Indonesia tetap bertahan dengan pemulihan ekonomi yang terjadi secara perlahan tapi pasti. Hal ini ditandai oleh data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal II-2020, di mana perekonomian Indonesia bertumbuh sebesar -3,49 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar -5,32 persen .

Ketahanan Indonesia selama masa pandemi tidak terlepas dari perjuangan para aktor yang menjadi tulang punggung bagi kondisi kesehatan dan ekonomi bangsa, yakni para tenaga kesehatan, driver ojek online (ojol), UMKM dan masyarakat luas.

Riset Lembaga FEB UI bertajuk Peran Ekosistem Gojek di Saat Pandemi COVID-19 pada Agustus 2020 menyebutkan sebanyak 92% dari UMKM mengatakan mereka mampu beradaptasi lebih cepat dalam pandemi karena Gojek, dan hampir 50% mengatakan mereka tidak akan dapat bertahan jika mereka bukan bagian dari ekosistem Gojek. Adanya platform digital sangat membantu UMKM di tengah pandemi, seperti Gojek yang menyediakan berbagai inovasi kepada UMKM untuk lebih mudah menerapkan digitalisasi pada setiap langkah operasional bisnis sehari-hari melalui inisiatif #MelajuBersamaGojek.

Masyarakat luas turut memegang peran besar dalam pemulihan ekonomi selama masa pandemi. Dengan di rumah saja dan menggunakan aplikasi digital untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat telah membantu para pelaku UMKM dan driver ojol yang turut berkontribusi pada pergerakan ekonomi negara.

Melalui laporan kilas baliknya, Gojek mengapresiasi para pengguna yang telah menjadi pejuang dari rumah atau Warrior From Home. Predikat para pejuang dari rumah ala Gojek terdiri dari:

1. Warrior No Kompor: Paling banyak bantu UMKM lokal.

2. Warrior Kadang Outdoor: Paling banyak dukung mitra driver dan tetap patuhi protokol kesehatan.

3. Warrior Setar - Setor: Hindari kontak dan pendukung gerakan cashless society, pelanggan paling sering bayar non-tunai

4. Warrior Door to Door: Paling banyak dukung driver, buat kirim-kirim barang.

5. Warrior Selonjor: Paling banyak dukung driver, buat belanja dari rumah.

Predikat Warrior From Home Gojek yang dipersonalisasi kepada setiap pengguna dapat dilihat melalui shuffle card kejoG 2020 di halaman utama aplikasi Gojek.

Group Chief Marketing Officer Gojek, Ainul Yaqin mengatakan, “Di samping inovasi dan inisiatif dari perusahaan seperti menghadirkan protokol kesehatan, kebersihan dan keamanan (J3K) hingga inisiatif #MelajuBersamaGojek, kejoG 2020 merupakan inspirasi dari peran penting pelanggan dalam membantu para mitra kami tetap produktif.”

"Melalui laporan yang dipersonalisasi bagi setiap pelanggan, kami mengapresiasi mereka yang telah menjadi pahlawan meskipun #dirumahaja namun turut memberikan kontribusi pada perekonomian lokal dengan membantu usaha kecil tetap tangguh dan mitra pengemudi tetap produktif," ujar Ainul Yaqin.

Masih belum ada kepastian kapan virus corona akan berhenti menyebar. Masyarakat tetap harus mengikuti protokol kebersihan dan kesehatan, serta terus menjadi pejuang untuk membawa Indonesia bangkit dari pandemi ini.

 CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini