Warga DesaTanjung Kubah di Sumut Kembalikan Beras Bantuan yang Sudah Busuk

Fadly Pelka, iNews · Kamis 17 Desember 2020 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 608 2329386 warga-desatanjung-kubah-di-sumut-kembalikan-beras-bantuan-yang-sudah-busuk-9qFa4aeR6c.jpg Warga mengembalikan beras yang sudah busuk. (Foto: Fadly Pelka)

BATUBARA - Warga Desa Tanjung Kubah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara (Sumut) kompak mengembalikan beras bantuan ke kantor desa lantaran beras tersebut sudah bau busuk dan berwarna.

(Baca juga: Bansos Covid-19 Dikorupsi, BLT Subsidi Gaji Dipertanyakan)

Awalnya, warga merasa senang menerima jatah beras yang dibagikan oleh pemerintahan desa, namun setelah dimasak, nasinya bau dan berwarna kuning. Salah seorang tokoh masyarakat Dusun Anggrek, Desa Tanjung Kubah, Robin Tampubolon (45) mengatakan, banyak warga yang mengeluh atas pemberian beras hibah karena kualitasnya sangat jelek.

Lanjut Robin, di masa pandemi COVID-19 ini warga sangat membutuhkan bantuan pangan untuk meringankan beban mereka. "Tapi kalau berasnya tidak layak dikonsumsi, bagaimana mau di makan. Kami tidak menyalahkan Kepala Desa Tanjung Kubah, karena dia hanya membagikan saja, yang saya tahu ini beras hibah," jelas Robin.

Warga Dusun 4, Warsini juga mengatakan, berasnya tidak layak di konsumsi. "Ketika dimasak nasinya bau busuk, warnanya kuning, keras lagi. Cucu saya tidak mau makan, satu hari tidak makan dia. Bau kata cucuku," ujarnya dengan nada kesal, bersama ibu yang lain.

Kepala Desa Tanjung Kubah, Sutrisno menjelaskan, sebagai pemerintahan desa sangat berterima kasih atas masukan dari warganya. "Hal ini akan saya sampaikan kepada Dinas Sosial Pemkab Batubara, atas keberatan warga, dan kebetulan hadir juga bapak Camat Air Putih," ucapnya.

(Baca juga: Kapan Aturan Keluar Masuk Jakarta Pakai Rapid Test Antigen Terbit? Ini Kata Menhub) 

Camat Air Putih, Khaidir Lubis mengatakan, pihak kecamatan siap memfasilitasi warga yang keberatan, dan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Batubara. " Beras yang di kembalikan warga karena bau dan tidak layak konsumsi akan di kembalikan ke Dinas Sosial, bagaimana hasilnya, nanti kita akan beri tahu," ungkapnya.

(don)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini