Macron Positif Covid-19, Pemimpin Negara Eropa Ramai-Ramai Isolasi Diri

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 18 Desember 2020 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 18 2329935 macron-positif-covid-19-pemimpin-negara-eropa-ramai-ramai-isolasi-diri-yYZ23QPyaB.jpg Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez di Istana Elysee pada acara peringatan 60 tahun penandatanganan konvensi OECD di Paris, Prancis, 14 Desember 2020. (Foto: Reuters)

BRUSSELS – Sejumlah pemimpin Uni Eropa melakukan isolasi diri setelah Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dinyatakan positif Covid-19. Macron yang telah menyatakan akan melakukan isolasi tujuh hari, menghadiri sejumlah acara penting dalam beberapa hari terakhir, termasuk KTT Uni Eropa.

Pada Selasa (15/12/2020) Macron menjamu kepala parlemen Prancis dan pada Senin (14/12/2020) bertemu dengan anggota kelompok antar pemerintah OECD. Pekan lalu dia, bersama dengan hampir semua pemimpin Uni Eropa lainnya, menghadiri pertemuan puncak di Brussel.

BACA JUGA: Usai Jalani Tes, Presiden Prancis Emmanuel Macron Positif Covid-19

Diwartakan BBC, setelah Macron didiagnosis positif Covid-19, beberapa pemimpin Eropa lainnya, termasuk Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez mengatakan mereka akan mengisolasi diri. Sanchez telah dites negatif corona, tetapi seperti Macron, dia akan bekerja dari jauh.

Selain Sanchez, Kepala Dewan Eropa Charles Michel, Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurría, dan Perdana Menteri Prancis, Jean Castex, semuanya bertemu dengan Macron minggu ini juga melakukan isolasi.

Perdana Menteri Portugis António Costa telah membatalkan semua perjalanan resmi, dan mengisolasi diri serta menunggu hasil tes, setelah makan siang dengan Macron pada Rabu (16/12/2020). Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo dan Perdana Menteri Luksemburg Xavier Bettel juga mengisolasi diri setelah melakukan kontak dengan Macron.

BACA JUGA: Ini Daftar Kepala Negara yang Positif Covid-19

Sementara itu Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin telah dites negatif untuk Covid-19 tetapi akan membatasi kontaknya.

Belum diketahui bagaimana Macron tertular virus itu, tetapi kantornya mengatakan sedang mengidentifikasi kontak dekatnya.

Macron menjadi kepala negara terbaru yang positif terinfeksi virus corona. Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga ada di antara daftar tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini