Tentara Nigeria Bebaskan Lebih dari 300 Siswa Sekolah yang Diculik Kelompok Bersenjata

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 18 Desember 2020 10:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 18 2329950 tentara-nigeria-bebaskan-lebih-dari-300-siswa-sekolah-yang-diculik-kelompok-bersenjata-8Kff01vyTU.jpg Foto: Reuters.

KATSINA - Pasukan keamanan pada Kamis (17/12/2020) menyelamatkan hampir 350 anak sekolah yang diculik di barat laut Nigeria, demikian disampaikan Gubernur Negara Bagian Katsina. Belum jelas apakah semua anak yang hilang telah ditemukan.

"Saya pikir kami telah mendapatkan kembali sebagian besar anak laki-laki," kata Gubernur Aminu Bello Masari dalam wawancara dengan saluran televisi pemerintah NTA, sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA: 400 Siswa di Nigeria Diculik Kelompok Bersenjata

Beberapa jam sebelumnya, sebuah video mulai beredar online yang konon menunjukkan militan Islam dari Boko Haram dengan beberapa anak laki-laki. Reuters tidak dapat segera memverifikasi keaslian rekaman tersebut, anak-anak itu, atau siapa yang merilisnya.

Penculikan itu semakin meningkatkan ketegangan di Nigeria, yang penduduknya sudah marah atas ketidakamanan yang meluas. Insiden tersebut membangkitkan kenangan akan penculikan oleh Boko Haram pada 2014 terhadap lebih dari 270 siswi sekolah di Kota Chibok di timur laut.

Pada Jumat (11/12/2020) malam lalu, orang-orang bersenjata menyerbu Sekolah Menengah Sains Pemerintah di Katsina dengan sepeda motor dan menggiring anak laki-laki ke Hutan Rugu, dalam insiden terbesar di wilayah tanpa hukum tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA: Diculik Semenjak 2014 oleh Boko Haram, 82 Perempuan Chibok Dibebaskan

Masari mengatakan total 344 anak laki-laki yang ditahan di hutan telah dibebaskan di Negara Bagian Zamfara yang berdekatan. Dia tidak mengatakan berapa banyak yang hilang atau bagaimana mereka dibebaskan.

Dia mengatakan pasukan keamanan telah menutup area tempat anak-anak itu ditahan dan diberi instruksi untuk tidak menembak.

"Kami bersyukur kepada Tuhan bahwa mereka menerima nasihat kami dan tidak ada satu tembakan pun yang dilepaskan," katanya. Dia menambahkan bahwa anak-anak itu dalam perjalanan kembali ke Katsina dan akan diperiksa secara medis dan dipersatukan kembali dengan keluarga mereka pada Jumat (18/12/2020).

Boko Haram dan cabangnya, Negara Islam Provinsi Afrika Barat, telah melancarkan pemberontakan selama satu dekade, yang menyebabkan sekira 2 juta orang mengungsi dan menewaskan lebih dari 30.000 orang.

Presiden Muhammadu Buhari yang terpilih pada 2015 telah berjanji untuk menumpas pemberontakan. Di bawah pendahulunya, Goodluck Jonathan, Boko Haram tumbuh dalam kekuatan dan menguasai wilayah seukuran Belgia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini