Positif Covid-19, Macron "Kemungkinan Besar" Terinfeksi pada Pertemuan Dewan Eropa

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 18 Desember 2020 11:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 18 2330041 positif-covid-19-macron-kemungkinan-besar-terinfeksi-pada-pertemuan-dewan-eropa-MV64VBGgij.jpg Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters)

PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Kamis (17/12/2020) diumumkan teruji positif terinfeksi virus corona. Pria berusia 42 tahun itu telah mengatakan akan melakukan isolasi selama tujuh hari dan bekerja dari jauh.

Diwartakan Reuters, kantor kepresidenan Prancis mengatakan bahwa Macron “kemungkinan besar” terinfeksi virus corona selama mengikuti siding Dewan Eropa pakan lalu. Upaya pelacakan dan penelusuran terhadap kontak dekat Macron dan orang-orang yang mengikuti pertemuan itu, terutama para Pemimpin Uni Eropa, tengah dilakukan.

BACA JUGA: Usai Jalani Tes, Presiden Prancis Emmanuel Macron Positif Covid-19

Setelah Macron didiagnosis positif Covid-19, beberapa pemimpin Eropa lainnya, termasuk Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez mengatakan mereka akan mengisolasi diri. Sanchez telah dites negatif corona, tetapi seperti Macron, dia akan bekerja dari jauh.

Selain Sanchez, Kepala Dewan Eropa Charles Michel, Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurría, dan Perdana Menteri Prancis, Jean Castex, semuanya bertemu dengan Macron minggu ini juga melakukan isolasi.

Perdana Menteri Portugis António Costa, (59 tahun), telah membatalkan semua perjalanan resmi, dan mengisolasi diri serta menunggu hasil tes, setelah makan siang dengan Macron pada Rabu (16/12/2020). Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo dan Perdana Menteri Luksemburg Xavier Bettel juga mengisolasi diri setelah melakukan kontak dengan Macron.

BACA JUGA: Macron Positif Covid-19, Pemimpin Negara Eropa Ramai-Ramai Isolasi Diri

Sementara itu Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin telah dites negatif untuk Covid-19 tetapi akan membatasi kontaknya.

Pada Kamis, Macron telah berbicara di konferensi daring tentang kebijakan bantuan kemanusiaan luar negeri. Ini adalah acara pertama yang dihadiri Macron setelah dia diuji positif virus corona.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini