Kasus Covid-19 di Surabaya Melonjak, Risma Patroli Naik Motor Ingatkan Warga

Hari Tambayong, iNews · Minggu 20 Desember 2020 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 20 519 2331035 kasus-covid-19-di-surabaya-melonjak-risma-patroli-naik-motor-ingatkan-warga-HwzB0CFSQs.png Wali Kota Surabaya, Risma saat patroli naik motor (foto: iNews)

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini patroli menyusuri jalan dan blusukan ke kampung-kampung serta perumahan, ingatkan warga gunakan masker dan jaga jarak di tengah ancaman meningginya kasus Covid-19.

Saat patroli dengan menggunakan pengeras suara, Risma juga mengingatkan warga Surabaya untuk libur natal dan tahun baru sementara waktu, tidak berlibur keluar kota dulu, karena beresiko membawa virus Covid-19 ke Surabaya.

Baca juga:  Larang Penjualan Terompet Tahun Baru, Ini Alasan Risma

Ia pun tak segan-segan menghampiri dan menegur kerumunan ibu-ibu, yang terlihat tak mengenakan masker di kawasan jalan Panglima Sudirman, Surabaya.

Baca juga:  Risma Minta 2 Juta Vaksin Covid-19 untuk Warga Surabaya

Patroli yang dilakukan selain menyusuri jalan raya di pusat kota, Risma juga menyusuri kawasan perumahan di Kebraon Kecamatan Karang Pilang kemudian dilanjut di kawasan perumahan elit di kawasan Wiyung Surabaya.

 

Dari data Satgas Covid-19 Surabaya, Risma menyatakan, saat ini Covid-19 banyak menyasar remaja dan pekerja, yang tinggal di perumahan menengah ke atas. Tak hanya itu, klaster keluarga dikalangan masyarakat menengah ke atas juga meningkat.

“Memang kondisi pandemi iki cukup naik, karena itu saya ingatkan kembali ke warga Surabaya mentaati prokes karena dilihat data, saya diskusi range remaja dan range pekerja rata-rata tinggal di perum menengah ke atas, kalau dulu di kampung sekarang mereka hampir 75 persen di menengah atas dari hasil tracing sebagian besar karena ke luar kota, saya tadi bilang kalau enggak terpaksa enggak keluar kota,” tegas Risma, Minggu (12/20/2020).

Dalam himbauanya saat berkeliling, Risma mengingatkan, warga untuk berhati-hati karena kapasitas rumah sakit di Surabaya untuk Covid-19 hampir penuh. Sedangkan di rumah sakit rujukan Covid-19 di Surabaya, kapasitas perawatan kini tersisa antara 10% hingga 20%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini