Keluarga Ba'asyir : Terlalu Berat Beliau Hidup di Penjara

Bramantyo, Okezone · Rabu 23 Desember 2020 20:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 512 2333080 abu-bakar-ba-asyir-bakal-bebas-pada-2021-Y1y2cvqcZg.jpg Abu Bakar Baasyir (foto: sindo)

SOLO - Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir dikabarkan tak lama lagi bakal menghirup udara bebas, dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga besarnya.

Putra Abu Bakar Ba'asyir, Ustad Abdurrochim membenarkan bila pihak keluarga telah mendengar kabar bila ayah mereka akan segera bebas awal tahun depan.

Baca juga:  Usai Dirawat di RSCM, Ba'asyir Kembali Dijebloskan ke Lapas Gunung Sindur

Hanya saja, kapan kepastian pendiri dan pengasuh Ponpes Al-Mukmin, Ngruki, Grogol, Sukoharjo ini bebas, pihak keluarga belum mendapatkan kepastian. Bahkan hingga saat ini, dirinya, ungkap pria yang akrab disapa Ustad IIm ini belum mendapatkan bukti apapun menyangkut kabar tersebut.

"Sebenarnya kami sering sekali mendengar, bila beliau akan segera dibebaskan. Tapi kabar itu tak terbukti, beliau masih di dalam Lapas," kata Ustad Iim kepada wartawan saat dikonfirmasi, Rabu (23/12/2020).

Baca juga:  Sepekan Dirawat, RSCM Ungkap Kondisi Kesehatan Abu Bakar Ba'asyir 

"Dan kini, keluarga pun sudah mendengar beliau segera dibebaskan. Tapi kami tak tahu kapan pastinya. Karena soal itu kami belum mendapatkan buktinya. Kami serahkan semua pada tim kuasa hukum Abah saja," imbuhnya.

Menurut Ustad Iim, sudah seharusnya ayahnya itu dibebaskan, tanpa syarat apapun. Apalagi usia Ustad Abu Bakar Ba'asyir, saat ini sudah lanjut. Sehingga sangat berat bagi ayahnya untuk menjalani tahanan diusianya kini.

Dan Ustad Iim berharap, kali ini kabar kebebasan ayahnya menjadi kenyataan dan bukan sekedar harapan semu.

"Sudah seharusnya beliau itu berada kembali bersama keluarganya. Terlalu berat bagi beliau hidup di tahanan. Apalagi beliau sering kali sakit-sakitan. Dan kami serta keluarga berharap kali ini beliau benar-benar di bebaskan," terangnya.

Ustad Iim meminta doa serta dukungan yang terbaik untuk ayahnya. Agar impian ayahnya bisa kembali berkumpul bersama keluarga besarnya terwujud.

"Semua sudah menantikan dan merindukan beliau. Kami mohon doa yang terbaik untuk ayah kami," pungkasnya.

Abu Bakar Ba'asyir saat ini menghuni Lapas Gunung Sindur. Ba'asyir divonis 15 tahun hukuman penjara oleh Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada 2011. Putusan itu tak berubah hingga tingkat kasasi.

Ba'asyir dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini