Waduh! Kasus Covid-19 di Lamongan Meningkat Tajam Sepekan Terakhir

Abdul Wakhid, iNews · Rabu 23 Desember 2020 02:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 519 2332474 waduh-kasus-covid-19-di-lamongan-meningkat-tajam-sepekan-terakhir-ynVLRaTnFG.jpg Foto: Pemkab Lamongan)

LAMONGAN - Penambahan kasus penularan Covid-19 di Lamongan, dalam beberapa hari terakhir begitu tinggi. Data Dinas Kesehatan Lamongan, hingga Selasa (22/12/2020), angka akumulasi terkonfirmasi positif Covid-19 di Lamongan mencapai 1.511 orang. 

Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas Penanganan Covid-19 Lamongan, dr. Taufik Hidayat mengatakna, tingginya penambahan kasus Covid-19 ini lebih disebabkan semakin tingginya mobilitas masyarakat. 

"Rata-rata seperti daerah lain belakangan memang sedang mengalami kenaikan. Dimungkinkan karena masyarakat sudah kembali produktif dan peningkatan mobilitas. Tidak terkait pilkada," kata Taufik. 

Taufik mengungkapkan, faktor lain yang menyebabkan penambahan kasus baru yang begitu tinggi terjadi, seiring dengan ditingkatkannya tes swab sebagai upaya tracing. Selain itu, kata Taufik, saat ini Covid-19 sudah tersebar secara luas dan terjadi penularan di mana-mana. 

"Betul ada lonjakan kasus selain mobilitas yang semakin tinggi seiring masyarakat yang semakin produktif, juga karena peningkatan swab sebagai tindak lanjut tracing yang dilakukan," ujar Taufik.

Foto: Pemkab Lamongan.

Terbaru, 2 pegawai di lingkungan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Lamongan terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, dilakukan tracing dan sterilisasi kantor. 

"Iya mas, 2 positif, saat ini dilakukan tracing, kantor disterilisasi," kata Kabag Prokopim Pemkab Lamongan Arif Bachtiar saat dikonfirmasi terpisah. 

Baca juga: Tenaga Medis Terpapar Covid-19, 2 Rumah Sakit di Sampang Tutup Sementara

Dinas TPHP, ungkap Arif, telah melakukan koordinasi dengan Dinkes untuk dilakukan tracing terhadap kontak erat dengan penderita, termasuk melakukan rapid tes terhadap staf TPHP.

Langkah lain yang ditempuh, imbuh Arif, Dinas TPHP juga memberlakukan Work From Home (WFH) bagi staf yang mengalami keluhan sakit atau tidak enak badan. Untuk staf yang sehat, aku Arif, tetap bekerja dengan memberlakukan protokol kesehatan ketat.

"Terhadap staf yang mengalami keluhan disarankan untuk bekerja dari rumah (WFH), sedangkan staf yang sehat tetap bekerja dengan protokol kesehatan," ucapnya. 

Sementara, data yang dirilis Dinkes Lamongan menunjukkan bahwa hingga saat ini total kasus Covid-19 di Lamongan secara akumulatif adalah sebanyak 1.511 kasus, dengan angka kesembuhan mencapai 1.312 orang.

Selain itu, masih ada sebanyak 54.333 orang berstatus Pelaku Perjalanan, 3.412 orang berstatus Kontak Erat dan 1.856 orang berstatus Suspek serta 74 Orang berstatus Probable. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini