Rapid Test Antigen Acak di Rest Area Tol Cipali-Cipularang, 2 Positif Covid-19

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Sabtu 26 Desember 2020 21:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 26 525 2334272 rapid-test-antigen-acak-di-rest-area-tol-cipali-cipularang-2-positif-covid-19-7QlmXQb5zO.jpg Rapid test antigen. (Foto : Okezone/Putra Ramadhani Astyawan)

PURWAKARTA - Dua orang dinyatakan positif virus corona (Covid-19) berdasarkan hasil rapid test antigen yang digelar petugas di rest area Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dan Cipularang.

Operasi rapid test antigen yang melibatkan petugas gabungan tersebut digelar selama enam hari mulai 24-30 Desember 2020 dan menyasar pelaku perjalanan Tol Cipularang di rest area 97B, 57A, 72A, dan 72B serta Tol Cipali di rest area 86A, 86B, 101B, dan 102A.

"Selama dua hari pelaksanaan (operasi rapid test antigen) pada 24 dan 25 Desember 2020, dari 133 pelaku perjalanan, dua di antaranya positif Covid-19," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Hery Antasari di sela operasi rapid test antigen di rest area 97B Tol Cipularang, Purwakarta, Sabtu (26/12/2020).

Menurut Hery, mereka yang dinyatakan positif Covid-19 diharuskan mengunjungi unit kesehatan terdekat untuk menjalani swab test PCR dan menjalani isolasi mandiri sampai hasil PCR keluar.

Petugas gabungan, ujar Hery, menyiapkan 2.600 alat rapid test antigen. Ribuan unit alat rapid test antigen tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Kami berkolaborasi dengan dishub, Satpol PP, dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, TNI/Polri, serta Jasa Marga. Kolaborasi ini dilakukan agar pengetesan berjalan optimal. Pelaku perjalanan yang dinyatakan positif Covid-19 mendapat penanganan yang tepat," ujarnya.

Selain pelaksanaan rapid test antigen, tutur Hery, Pemprov Jabar melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Jabar juga memeriksa penerapan protokol proses) di rest area Tol Cipali maupun Cipularang.

Hery mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan menjalani pengetesan guna memastikan dirinya negatif Covid-19.

"Anggap saja kita sedang berkomunikasi dengan orang positif Covid-19. Jadi, kita harus pakai masker dengan benar dan jaga jarak atau kita anggap diri kita membawa virus, jangan sampai menularkan kepada orang lain," tutur Hery.

Baca Juga : 100 Wisatawan Menuju Puncak Jalani Rapid Test Antigen

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, pengetesan tersebut bertujuan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

"Ini merupakan salah satu kebijakan yang sebelumnya telah kita ambil, yang mana pada masa liburan ini kita melakukan rapid test antigen untuk melihat secara acak bagaimana kondisi dari para pengunjung khususnya," kata Setiawan.

Setiawan mengemukakan, sebelum pengetesan dilakukan, pihaknya lebih dulu memeriksa surat hasil tes pelaku perjalanan yang masih berlaku. Jika pelaku perjalan tidak membawa surat, maka diimbau untuk mengikuti tes.

Baca Juga : Puluhan Muda-mudi Nongkrong di Puncak Bogor Kena Rapid Test Antigen, Ini Hasilnya

"Hari ini, kita sudah melakukan pengetesan ke-60 pelaku perjalanan. Sejauh ini, semuanya negatif Covid-19. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang mengkhawatirkan hasilnya," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini