Duh! 245 PNS Karawang Positif Covid-19, Lima Orang Meninggal

Nila Kusuma, Koran SI · Selasa 29 Desember 2020 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 525 2335470 duh-245-pns-karawang-positif-covid-19-lima-orang-meninggal-NJpj9G9ww5.jpg ilustrasi: shutterstock

KARAWANG - Sebanyak 245 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Karawang terpapar Covid-19. Dari jumlah tersebut 5 orang meninggal, 55 orang dirawat, 10 orang menjalani isolasi mandiri dan 175 orang sembuh. Pemkab Karawang memberlakukan WFH (work from home) secara bergantian di setiap dinas.

(Baca juga: FPI Minta Eksekutor 6 Laskar Dihukum sebagai Efek Jera)

"Mengantisipasi penyebaran di lingkungan kantor pemerintahan kami memberlakukan masuk kerja dengan pembagian shift. Tapi ada juga instansi yang tidak dapat memberlakukan WFH karena pelayanan. " kata Kepala BKPSDM (badan kepegawaian dan pemberdayaan sumber daya manusia), Asep Aang, Selasa (29/12/20).

Dijelaskannya, penyebaran Covid-19 dilingkungan Pemkab Karawang sempat membuat khawatir kalangan ASN. Bahkan, mental pegawai saat itu sempat shok karena ketakutan.

"Secara perlahan kami menyampaikan pesan kepada seluruh pegawai Pemkab Karawang agar menghadapi musibah ini dengan sabar dan tetap menjaga protokol kesehatan dimanapun berada. " kata Asep Aang, yang sempat terpapar Covid-19 gelombang pertama di Karawang.

Asep Aang mengatakan wabah Covid-19 tidak boleh menjadi penghalang bagi ASN untuk bekerja secara profesional dan produktif memberikan layanan kepada masyarakat. Pelayanan harus tetap dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. " walaupun kita terapkan work from home dan work from office, tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan. "katanya.

Asep pun juga pernah mengalami terpapar Covid-19, dia menceritakan pengalamannya bagaimana berjuang untuk sembuh kepada para ASN. Itu disampaikan dalam berbagai kesempatan dengan para ASN. "Terpapar Covid-19 bukan akhir dari segalanya. Kita harus punya semangat untuk sembuh dan penyakit itu bisa dilawan oleh kita. "katanya.

Menurut Asep Aang kinerja ASN saat ini sudah membaik usai terjadi klaster pemda beberapa waktu lalu. Namun begitu dia tetap mengimbau agar ASN tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan. "Kita selalu menyampaikan pentingnya protokol kesehatan. Apalagi sudah ada korban jiwa. "pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini