SMA Pradita Dirgantara Resmi Jadi Anggota UNESCO Assosiated Schools Network

Tim Okezone, Okezone · Kamis 31 Desember 2020 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 65 2336796 sma-pradita-dirgantara-resmi-jadi-anggota-unesco-assosiated-schools-network-IopWrPR7Fm.jpg SMA Pradita Dirgantara. (Foto: Humas SMA Pradita Dirgantara)

BOYOLALI — SMA Pradita Dirgantara resmi menjadi anggota UNESCO Assosiated Schools Network pada Desember 2020 ini.

UNESCO Associated School Network (ASPnet) adalah sebuah asosiasi dari UNESCO yang menghubungkan berbagai institusi pendidikan seluruh dunia, untuk membangun perdamaian dunia bagi para anak dan generasi muda.

Saat ini UNESCO ASPnet memiliki sekitar 11.000 anggota di lebih dari 180 negara negara di dunia yang bekerja sama untuk mendukung pemahaman internasional, perdamaian, dialog antar budaya, pembangunan berkelanjutan dan praktik pendidikan berkualitas.

Keanggotaannya bersifat terbuka untuk lembaga pendidikan umum atau swasta yang menyediakan pendidikan pra-sekolah dasar, dasar, menengah, teknis atau kejuruan, atau pelatihan guru, dalam suasana formal atau non-formal.

Baca Juga: Pesawat Ultralight Buatan Unhas Siap Uji Terbang 2021

Untuk bergabung menjadi anggota, sekolah harus memiliki pemimpin yang mempunyai komitmen kuat untuk mempromosikan nilai-nilai UNESCO pada dimensi humaniora, etika, dan pendidikan, pada dimensi budaya dan internasional.

Sekolah yang telah tergabung dengan ASPnet bertugas mempromosikan nilai-nilai UNESCO dan secara sukarela bersedia untuk berkontribusi dalam pengembangan konten pendidikan yang inovatif.

UNESCO ASPnet mendorong inovasi dan kualitas dalam pendidikan dan diakui sebagai alat yang efektif untuk mencapai target Pendidikan Kewarganegaraan Global dan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yaitu 17 poin yang tertuang dalam SDG's yang telah disepakati PBB

Baca Juga: Agung Nugroho, Guru Besar Termuda yang Miliki 4 Paten Bidang Pertanian

Pengajuan menjadi anggota UNESCO ASPnet dilakukan SMA Pradita Drgantara melalui KNIU (Komite National Indonesia Untuk UNESCO), kemudian langkah selanjutnya memasukkan ke dalam dokumen kurikulum standar kompetensi lulusan sesuai dengan agenda Education 2030.

Dalam Implementasinya SMA Pradita Dirgantara merancang konsep Project Based Learning yang bertema agenda SDG's (Sustainable Development Goals).

SMA Pradita Dirgantara sangat bangga menjadi bagian dari ASPnet, hal tersebut dituturkan langsung oleh Direktur Direktorat Sekolah Pradita Dirgantara, Bapak Dwi Agus Yuliantoro, Ph.D.

“Untuk menjadi anggota UNESCO Associated Schools Network, setiap sekolah harus berkomitmen kuat untuk mempromosikan nilai-nilai UNESCO dengan memperkuat pendidikan pada dimensi humaniora, nilai-nilai SDGs dan pendidikan pada dimensi budaya nasional dan internasional. Hal ini menjadi sangat membanggakan ketika SMA Pradita Dirgantara telah resmi menjadi anggota UNESCO Associated Schools Network. Dengan ini kita dapat berkontribusi dalam pengembangan konten pendidikan inovatif yang harapannya akan tercipta metode pembelajaran baru sebagai agen perubahan untuk Indonesia maupun dunia,” ujar Dwi.

SMA Pradita Dirgantara, kata dia, terus berkomitmen untuk mewujudkan visinya yaitu “terbang mendunia” dengan melakukan kerjasama dengan banyak pihak baik dalam skala nasional maupun internasional.

Setelah menjalin kerjasama dengan Prancis dan inisiasi kerjasama dengan Jerman serta menjadi kandidasi dari International Baccalaureate (IB) Schools, kini SMA Pradita Dirgantara resmi menjadi bagian dari UNESCO Assosiated Schools Network (ASPnet).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini