Mendaki Gunung Sindoro Sendirian, Remaja Ini Ditemukan Cedera dan Kondisi Lemas

Taufik Budi, Okezone · Minggu 03 Januari 2021 00:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 02 512 2337838 mendaki-gunung-sindoro-sendirian-remaja-ini-ditemukan-cedera-dan-kondisi-lemas-IW0yiwRczo.jpg Foto: Dok Basarnas Wonosobo)

WONOSOBO – Seorang remaja pendaki Gunung Sindoro dievakuasi Tim SAR Gabungan karena menderita cedera. Upaya evakuasi berjalan dramatis karena Tim SAR harus menggendongnya hingga ke tempat penjemputan untuk dibawa basecamp di Kecamatan Kledung, Wonosobo. 

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya mengatakan, pendaki tersebut bernama Ahmada Primanda Bramantyo (17) asal Kedewan RT 5/2, Desa Sudungdewo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Peristiwa nahas itu bermula pada Rabu 30 Desember, Ahmada sendirian mendaki Gunung Sindoro melalui jalur pendakian Bedakah Kecamatan Kertek. 

Dia juga membawa tas ransel yang isinya perbekalan sebagai persediaan mendaki. Namun, hingga Sabtu (2/1/2021), survivor tak kunjung pulang hingga keluarganya mencari keberadaan Ahmada ke Basecamp Bedakah. Dari sana, keluarga mendapatkan informasi dari Basecamp Grasindo bahwa survivor ditemukan di Jurang Batu Tatah dengan kondisi cedera ringan. 

Foto: Basarnas Wonosobo

"Kemungkinan besar survivor hendak turun namun sampai di Pos 4 mengalami insiden terpeleset hingga tidak bisa melanjutkan perjalanan. Ketinggian Gunung Sindoro Pos 4 kurang lebih 2.800 MPDL dan membutuhkan waktu 4 jam untuk mencapainya," ungkap Yahya. 

Baca juga: Demam Tinggi, Seorang Pendaki Dievakuasi dari Puncak Bawakaraeng

Dengan informasi tersebut, Basarnas Pos SAR Wonosobo segera memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan operasi pertolongan. Petugas juga disertai alat vertical untuk memudahkan proses evakuasi. 

"Tim SAR gabungan tiba di Pos 4 didapati kondisi survivor mengalami lemas dicurigai cedera pada kaki dan dagu. Upaya evakuasi tim SAR gabungan dengan cara digendong hingga ke tempat penjemputan selanjutnya survivor dibawa ke Basecamp Grasindo Kecamatan Kledung," imbuhnya.

"Dengan berhasilnya evakuasi operasi SAR dinyatakan ditutup dan tim SAR gabungan kembali ke satuannya masing-masing," ujarnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini