Sempat Erupsi, Gunung Bromo Aman Dikunjungi Asal...

Hana Purwadi, iNews · Senin 04 Januari 2021 22:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 519 2338834 sempat-erupsi-gunung-bromo-aman-dikunjungi-asal-QyOiZTFQQZ.jpg Gunung Bromo (foto: istimewa)

PROBOLINGGO - Gunung Bromo, di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur erupsi. Material berupa abu vulkanik tipis sempat mengguyur desa Ngadirejo.

Peneliti ahli muda Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi - Kementerian ESDM, Nia Haerani menjelaskan, erupsi di Gunung Bromo ini terjadi pada 28 Desember 2020 dan terjadi tidak lama, material yang teramati berupa abu vulkanik.

"Status gunung Bromo masih tetap di level II (Waspada), material yang dikeluarkan abu vulkanik dan sempat memapar desa Ngadirejo," kata Nia, Senin (4/1/2021).

Baca juga:  Kesulitan Air Bersih, Warga Lereng Gunung Bromo Konsumsi Air Hujan 

Nia menambahkan, Erupsi adalah keluarnya material baik abu, kerikil dan batu dari kawah Gunung Api, dan Gunung Bromo sempat mengeluarkan abu vulkanik.

"Keluarnya material tersebut Gunung Bromo dalam kondisi Erupsi," sambungnya.

Namun, saat ini abu vulkanik tidak teramati, bisa saja material abu vulkanik berasal dari sisa sisa erupsi terdahulu.

 

"Kami berkesimpulan abu vulkanik sisa dari Erupsi kemarin, yang berada di dinding kawah dan terbawa keluar. Meski demikian kita pantau terus, namanya juga gunung aktif," tambahnya.

Secara kegempaan, terang Nia, Gunung Bromo tidak menunjukan peningkatan yang signifikan, dan wisata Gunung Bromo masih aman dan indah untuk dinikmati, asal wisatawan tidak memasuki zona bahaya.

"Bromo aman dan indah dinikmati, asal tidak memasuki zona bahaya atau radius 1 Kilometer dari puncak kawah," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini