Heboh! Sekelompok Orang Deklarasi Tentara Allah, Anak-Anak Dilibatkan

Adi Haryanto, Koran SI · Senin 04 Januari 2021 20:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 525 2338795 heboh-sekelompok-orang-deklarasi-tentara-allah-anak-anak-dilibatkan-TnBrfLI32M.jpg Tangkapan layar media sosial

BANDUNG BARAT - Sebuah video berdurasi 1.30 menit yang menampilkan sekelompok warga sedang mendeklarasikan pembentukan Jundullah atau Tentara Allah di sebuah masjid viral di media sosial.

(Baca juga: Melihat Lebih Dekat Markas FPI Setelah Seminggu Dibubarkan Pemerintah)

Berdasarkan penuturan pimpinan jamaah, deklarasi dilakukan pada hari Jumat 1 Januari 2021 di Kampung Sasak Bubur, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kecamatan Bandung Barat (KBB).

Informasi yang dihimpun, pimpinan jamaah tersebut diketahui bernama Erwan Sa'ad. Sambil membacakan deklarasi dia didampingi belasan pengikutnya yang berdiri dibagian belakang yang mengenakan baju gamis. Bahkan ada beberapa orang jamaah yang di antaranya masih anak-anak.

Deklarasi itu menyebutkan, pembentukan Jundullah atau tentara Allah. Bahwa pada hari ini Jumat 1 Januari 2021 di Masjid Allah Sawah, Sasak Bubur, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, KBB dibentuk suatu jemaah yang diberi nama Jundullah dengan penanggungjawab Erwan Sa'and.

Turut pula disinggung sejumlah surat dalam Alquran yang menjadi dasar dilakukannya deklarasi. Dibacakan juga ayat-ayat yang menjadi penyemangat jamaah yang hadir. Alhasil deklarasi yang dibacakan dari awal sampai dipekikan dengan semangat.

Ketua RW 03 Kampung Sasak Bubur, Desa Mekarmukti yang menjadi lokasi deklarasi, Supiyandani mengaku, sama sekali tidak mengetahui jika ada kegiatan deklarasi pembentukan Jundullah di masjid yang ada di wilayahnya. Pasalnya tidak ada informasi atau pemberitahuan sebelumnya ke pengurus RT dan RW.

"Saya gak tahu ada acara itu (deklarasi). Soalnya gak ada informasi juga," ucapnya, Senin (4/1/2021).

Sepengetahuannya, Erwan Sa'ad yang memimpin deklarasi itu memang memiliki jamaah masjid di wilayahnya. Akan tetapi dia tidak berdomisili di Kampung Sasak Bubur. Selama ini biasanya mereka berkegiatan pengajian biasa dan tidak pernah melakukan kegiatan yang aneh-aneh.

"Komunikasi jarang sama pengurus, adanya video itu kaget juga. Mestinya kalau ada acara keagamaan lapor dulu ke RT dan RW, deklarasi itu sama sekali enggak ada info," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini