Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Empat Kali Keluarkan Lava Pijar

Suharjono, Koran SI · Rabu 06 Januari 2021 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 340 2339579 dalam-enam-jam-gunung-merapi-empat-kali-keluarkan-lava-pijar-XpFBkYmPmZ.jpg Gunung Merapi.(Foto:Dok Okezone)

YOGYAKARTA - Gunung Merapi mulai menunjukkan ciri khas erupsinya dengan lava pijar. Dalam enam jam tercatat gunung yang berada di perbatasan DIY dan Jawa Tengah ini, empat kali mengeluarkan guguran lava pijar.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan, guguran lava pijar yang terjadi dominan menuju ke arah barat atau menuju ke hulu Kali Krasak.

"Memang teehsis empat kali guguran lava pijar sejak pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB pada hari Selasa (5/1 /2021). Namun jarak luncurnya masih pendek," terangnya, Rabu (6/1/2021).

Baca Juga: BPPTKG: Merapi Mulai Memasuki Fase Erupsi

Dari catatan BPPTKG dari empat peristiwa guguran lava pijar tersebut, jarks maksimum luncuran 400 meter. Dengan kondisi ini pihaknya belum melakukan perubahan status Merapi." Karena perubahan status Merapi selain analisa kondisi magma juga berdasarkan tingkat bahaya ke warga masyarakat. Nah jarak luncur masih pendek sehingga status masih siaga atau level III," ulasnya.

Baca Juga: Guguran Lava Pijar Terlihat di Puncak Merapi

Dalam enam jam tersebut, cuaca di puncak Merapi dilaporkan berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan barat. Suhu udara 14-20 °C, kelembaban udara 74-90 %, dan tekanan udara 567-686 mmHg." seksi. Empat kali lava pijar juga terdengar dua kali gemuruh guguran," kata dia.

Secara kegempaan kata Hanik dalam enam jam tersebut terjadi 23 kali gempa guguran, 11 kali gempa hembusan, 75 kaki gempa fase banyak. Sedangkan gempa tektonik jauh sebanyak satu kali dan gempa vulkanik dangkal sebanyak 16 kali.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini