Pelaku Spesialis Rumsong di Musi Rawas Sumsel Tewas Dihakimi Massa

Era Neizma Wedya, iNews · Kamis 07 Januari 2021 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 340 2340343 pelaku-spesialis-rumsong-di-musi-rawas-sumsel-tewas-dihakimi-massa-7lzmRe0XmK.jpg Pelaku pencurian rumah kosong tewas dihakimi massa.(Foto:iNews TV/Era Niezma)

MUSI RAWAS - Rival alias Inai (25) warga Desa Sembatu Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas (Mura) tewas dihakimi massa pada Selasa (5/1/2021).

Spesialis rumsong (rumah kosong) ini tewas akibat diamuk massa di Dusun I, Desa Tri Anggun Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolres Mura AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Muara Lakitan, AKP M Romi saat dikonfirmasi, membenarkan adanya perkara pencurian tersebut.

"Benar, ada perkara pencurian, namun tersangkanya meninggal dunia akibat diamuk massa, walaupun sempat dilarikan Ke Puskemas BTS.Ulu Cecar untuk dilakukan tindakan medis," katanya.

Baca Juga: Maling Motor Tewas Diamuk Massa

Berdasarkan informasi yang didapat, tersangka diamuk massa lantaran mencuri di rumah Kartono alias Tono (37) warga Dusun I, Desa Tri Anggun Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa (5/1/2021). Kejadian tersebut bermula saat korban Tono pergi meninggalkan rumah untuk pergi ke kebun.

Baca Juga: Pencuri Motor Berpistol Tewas Dihakimi Massa

Saat korban tidak berada di rumah, kesempatan itu dimanfaatkan Rival dengan masuk ke dalam rumah korban dengan cara merusak kunci gembok pintu belakang rumah korban.

Selanjutnya, Rival langsung mencuri barang-barang berupa dua buah tabung gas 3 Kg, satu buah reciver merk goldsat, dua buah lampu senter, satu pasang sandal merk Carvil, satu unit Handphone merk Samsung Galaxy, satu lembar celana panjang jeans merk LOIS warna biru, satu buah dompet panjang warna coklat berisi uang tunai Rp. 800.000, dan satu lembar KTP atas nama NI

Setelah beraksi, Rival langsung kabur dengan membawa barang-barang milik korban. Sekitar pukul 10.00 WIB, saat korban pulang ke rumah mengetahui bahwa rumahnya telah dimasuki oleh orang tak dikenal (OTD) dan mengambil barang-barang miliknya.

Selanjutnya, korban memberitahukan kepada tetangganya yang ternyata juga mengalami pencurian di rumahnya, lalu bersama masyarakat menelusuri jejak pelaku.

Sekitar jarak 50 meter di dalam gorong- gorong ditemukan barang milik korban, yang diduga sengaja disembunyikan oleh pelak. Selanjutnya, barang tersebut belum diambil, lalu korban dan masyarakat mengintai sampai ada pelaku mengambil barang curian tersebut.

Sekitar pukul 20.00 WIB, Rival datang mengambil barang-barang di dalam gorong-gorong tersebut, melihat ada dua laki-laki yang akan mengambil barang hasil curian. Korban dan masyarakat memergoki Rival, dan salah satu pelaku berhasil kabur, kemudian Rival berhasil diamankan mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian.

Namun lantaran kesal, massa langsung mengeroyok pelaku sehingga mengakibatkan mengalami luka di bagian kepala dan tidak sadarkan diri.

Selanjutnya mendengar ada diduga pelaku tertangkap dan dikeroyok lalu Kades Tri Anggun menghubungi Kapospol Bumi Makmur, lalu tersangka yang tidak sadarkan diri akibat dikeroyok massa dibawa ke Puskemas BTS.Ulu Cecar utk dilakukan tindakan medis, namun akhirnya pelaku tidak tertolong lagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini