Sopir Eks Personel Trio Macan Ditetapkan Tersangka Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Solo

Angga Rosa (Koran Sindo), Koran SI · Kamis 07 Januari 2021 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 340 2340387 sopir-eks-personel-trio-macan-ditetapkan-tersangka-kecelakaan-beruntun-di-tol-semarang-solo-Afzt2KJwHq.jpg Rekonstruksi kecelakaan eks Trio Macan Chacha Sherly.(Foto:Ist)

SEMARANG - KU alias HK, sopir eks personel Trio Macan Cacha Sherly, ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Satlantas Polres Semarang.

Warga Pamekasan, Jawa Timur, tersebut pengemudi mobil Honda HRV bernomor polisi S 1180 HW yang ditumpangi Cacha Sherly dalam kecelakaan beruntun di KM 428 ruas Tol Semarang-Solo pada Senin (4/1/2021).

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Muhammad Adiel Aristo mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan kecelakaan beruntun di ruas tol Semarang-Solo yang melibatkan tujuh kendaraan bermotor itu, menyimpulkan sopir mobil yang ditumpangi Chacha Sherly sebagai tersangka.

"Dalam gelar perkara lanjutan bersama tim Traffic Accident Analysis (TAA ) Dit Lantas Polda Jateng, ditetapkan seorang berinisial KU alias HK menjadi tersangka dalam kecelakaan ini," kata AKB Aristo, Kamis (7/1/2021).

Baca Juga: Manajer Ungkap Lokasi Terakhir Chacha Sherly eks Trio Macan sebelum Kecelakaan

Menurutnya, yang bersangkutan melanggar pasal 310 ayat 4 Undang - Undang lalulintas Nomor 2 Tahun 2009 atas kelalaian pengendara menyebabkan korban meninggal dunia. Detik-Detik Gudang Senjata Mako Brimob Meledak di Semarang Ia mengatakan, kronologis kecelakaan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan rekonstruksi bersama tersangka dibenarkan peristiwa nahas itu sesuai kronologinya.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun Chacha Sherly eks Trio Macan

 "Kendaraan HRV warna hitam bernopol S 1180 HW sebelum kecelakaan dalam kondisi hujan deras kecepatan 80-100 KM dimana batas maksimum 80 KM per jam," ujarnya.

AKP Aristo mengatakan, adanya faktor keterbatasan jarak pandang lantaran hujan sopir tidak mampu mengendalikan kemudi. Bersamaan lanjutnya, kendaraan didepannya mengurangi kecepatan sehingga terkaget dan membanting ke kanan.

Setelah mengenai pembatas jalan, kendaraan tetap melaju sampai U-turn yang dipasangi water barier lalu terhempas ke jalur A datang Bus Murni Jaya berplat nomor B 3730 TGD karena jarak terlalu dekat terjadilah tabrakan.

"Akibatnya pengemudi luka ringan dan penumpang luka berat sampai meninggal dunia atas nama Yuselly Agus atau akrab disapa Cacha Sherly," ujarnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini