Kondisi Semakin Memburuk, Orangutan Tertua di Dunia Disuntik Mati

Susi Susanti, Koran SI · Senin 11 Januari 2021 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 18 2342384 kondisi-semakin-memburuk-orangutan-tertua-di-dunia-disuntik-mati-dAvj3ItAaT.jpg Foto: Oregon Zoo

OREGON - Orangutan tertua di dunia Inji meninggal pada usia 61 tahun.

Inji disuntik mati di Kebun Binatang Oregon di Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (9/1) setelah berjuang melawan kondisi kesehatannya yang semakin memburuk.

Inji, yang tinggal di Kebun Binatang Oregon di AS, disuntik mati pada hari Sabtu setelah berjuang melawan kesehatan yang buruk.

Di alam liar, orangutan jarang hidup sampai usia 40 tahun, tetapi Inji berhasil mencapai usia lanjut yaitu 61 tahun.

Penjaga kebun binatang mengatakan kondisi Inji terus menurun selama beberapa tahun terakhir.

Penjaga kebun binatang mengatakan dia jarang meninggalkan kandangnya dalam beberapa minggu terakhir dan tidak lagi tertarik pada makanan.

Mereka membuat keputusan sulit untuk “menidurkan” dia selamanya pada Sabtu (9/1) ketika obat penghilang rasa sakit tidak lagi membantunya.

(Baca juga: "Bye, Bye Keluarga", Pilunya Duka Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang Jatuh Sampai ke Mancanegara)

Tanggal lahir Inji sebenarnya tidak diketahui. Dia lahir di alam liar sekitar tahun 1960, lalu datang ke Amerika Serikat (AS) melalui perdagangan hewan liar legal. Setelah itu, dia dibawa ke kebun binatang oleh pemiliknya pada 1961.

Dia diperkirakan berusia sekitar satu tahun ketika tiba di kebun binatang pada 30 Januari 1961.

“Kami tahu dia tidak bisa hidup selamanya, tapi ini sangat menyakitkan, dan saya tahu banyak pengunjung yang berduka bersama kami,” terang Bob Lee, yang mengawasi area binatang di kebun binatang, dikutip Daily Star.

(Baca juga: Presiden Prancis dan Istrinya Dikecam Beli Bunga Seharga Rp10,3 Miliar di tengah Pandemi Covid-19)

“Kemampuan Inji untuk terhubung dengan orang-orang luar biasa. Dia menginspirasi generasi,” tambahnya.

Staf di kebun binatang sangat terpukul atas kematian tragisnya. Mereka pun memberikan penghormatan terakhir kepada Inji yang di diposting di akun media sosial (medsos) Kebun Binatang Oregon pada Sabtu (9/1).

“Untuk mengenang Inji,” judul video tersebut.

“Pada usia 61 tahun, dia adalah orangutan tertua di dunia, dan salah satu yang termanis,” tambahnya.

“Inji tiba di Kebun Binatang Oregon pada 30 Januari 1961,” lanjutnya.

“Dia berumur 61 tahun, orangutan tertua di dunia,” terangnya.

“Sebagai anggota senior keluarga orangutan, dia menikmati banyak perlakuan khusus,” ungkapnya.

“Dia berteman dengan banyak orang selama bertahun-tahun,” urainya.

“Dan menginspirasi generasi untuk mengambil tindakan bagi spesiesnya, termasuk staf perawatannya, yang sekarang membantu rehabilitasi orangutan yatim piatu di alam liar,” bebernya.

“Mereka menjaga Inji dalam kondisi prima sepanjang hidupnya dan ikatan erat mereka membawa kenyamanan di tahun-tahun emasnya,” ejlasnya.

“Dia akan selalu dikenang karena jiwanya yang lembut,” tambahnya.

Staf penjaga kebun binatang berencana untuk menghormati Inji pada pembukaan Hutan Primata, habitat baru di Kebun Binatang Oregon untuk simpanse dan orangutan yang akan dibuka pada musim semi mendatang.

Sebelumnya, orangutan tertua yang pernah dikenal bernama Puan dan tinggal di Kebun Binatang Perth di Australia. Puan meninggal pada Juni 2018 saat berusia 62 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini