Atas Saran Kejaksaan, Ibu yang dilaporkan Anak kandung karena Selingkuh Resmi Ditahan

Taufik Budi, Okezone · Selasa 12 Januari 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 340 2343204 atas-saran-kejaksaan-ibu-yang-dilaporkan-anak-kandung-karena-selingkuh-resmi-ditahan-3Qheka3IFE.jpg Ibu kandung yang dipolisikan anaknya.(Foto:Dok Okezone)

DEMAK – Kasus hukum anak melaporkan ibu kandung ke polisi karena selingkuh bukan karena baju, memasuki babak baru, kepolisian akhirnya menahan sang ibu.

Kasus itu melibatkan Agesti Ayu Wulandari (18) warga Desa Banjarsari RT 4/4, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, melawan ibunya Sumiyatun (38). Perempuan yang telah melahirkan korban, menjadi pesakitan setelah ditetapkan menjadi tersangka.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, selama penyelidikan polisi tak menahan tersangka. Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terjadi pada Jumat 21 Agustus 2020, pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Kasus Anak Laporkan Ibu Kandung, Ayah: Gara-gara Selingkuh, Bukan karena Baju

Korban yang datang ditemani bapaknya bersama kepala desa dan ketua RT hendak mengambil pakaian. Namun, justru terjadi pertengkaran hingga penganiayaan tersangka kepada korban. Akibat kejadian itu Korban menderita luka cakar di pelipis.

Baca Juga: Anak yang Polisikan Ibu Kandungnya Keukeuh Tak Akan Cabut Laporan

“Selama penyidikan dan penyelidikan itu tidak ditahan, lalu kemudian penyidik koordinasi dengan pihak Kejaksaan. Dari penelitian Kejaksaan, ada beberapa kali kasus yang ketika (P21) tahap kedua itu tersangkanya tidak hadir dan menghilang,” kata Iskandar.

“Jadi, saran dari Kejaksaan dilakukan dulu penahanan, sebelum diserahkan (ke Kejaksaan Negeri Demak),” tambahnya.

Setelah terjadi penganiayaan itu, korban melaporkan kasusnya ke polisi dengan Nomor: LP/B/ 124/IX/2020/Jateng/Res Dmk/ tanggal 22 September 2020, tentang : Tindak Pidana Kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dalam Pasal 44 ayat (1) UU 23/2004 tentang Penghapusan KDRT.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini