Anak Polisikan Ibu Kandung, Polisi: Kami Sudah Damaikan Keduanya Lebih 3 Kali

Sukma Wijaya, iNews · Selasa 12 Januari 2021 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 512 2343151 anak-polisikan-ibu-kandung-polisi-kami-sudah-damaikan-keduanya-lebih-3-kali-mq8OLamfkc.jpg Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar (foto: Dok Okezone)

DEMAK - Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, pihaknya sudah mencoba mendamaikan kasus yang menjerat antara anak dan ibu kandung, yakni Agesti Ayu Wulandari (19) dan Sumiyatun (36).

"Kasus ibu anak ini sudah memenuhi standar penegakkan hukum. Korban yang merasa tertekan dengan sikap ibu kandungnya ingin mencari keadilan. Walau kami sudah mendamaikan keduanya lebih dari tiga kali, namun korban bersikukuh ingin keadilan hingga melayangkan surat pernyataan tidak akan menarik laporannya ke kepolisian," papar Iskandar kepada wartawan, Selasa (12/1/2021).

Baca juga:  Kasus Anak Laporkan Ibu Kandung, Ayah: Gara-gara Selingkuh, Bukan karena Baju

Sementara itu, Khoirul Rohman, suami dari ibu yang dilaporkan anaknya ke polisi gara-gara baju, akhirnya angkat bicara. Dia membantah Agesti sang anak, melaporkan ibunya karena baju.

Menurut Khoirul Rohman, Agesti mempolisikan ibu kandungnya bukan soal baju, tetapi karena marah mengetahui ibu kandungnya itu selingkuh dengan lelaki lain.

Baca juga: Anak yang Polisikan Ibu Kandungnya Keukeuh Tak Akan Cabut Laporan 

Saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Demak, untuk selanjutnya disidangkan ke pengadilan.

Agesti, kata Khoirul, semakin tertekan oleh sikap ibunya yang menghabiskan uang kuliah sang anak untuk bersenang-senang dengan selingkuhannya.

Diduga, sang ibu juga menggadaikan mobil serta surat-surat penting. Amarah Agesti memuncak, ketika tersangka mengancam bila melaporkan perselingkuhan itu kepada ayahnya.

Adapun berkas kasusnya sudah dilimpahkan polisi ke Kejaksaan Negeri Demak, Jawa Tengah pada Senin (11/1/21) siang. Untuk proses pelimpahan berkas, tersangka Sumiyatun datang bersama penasehat hukumnya.

Berdasarkan keterangan Kejaksaan, seluruh berkas kasus yang dilaporkan korban Agesti Ayu Wulandari kepada ibu kandungnya sudah lengkap dan memenuhi untuk disidangkan.

Selain pelimpahan berkas, Kejaksaan juga menerima permohonan penangguhan penahanan tersangka. Kejaksaan mengizinkan tidak ada penahanan selama tersangka kooperatif dalam proses persidangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini