11 Tokoh Kota Solo Bakal Divaksin Pertama, Tak Ada Nama Wali Kota dan Putra Jokowi

Bramantyo, Okezone · Rabu 13 Januari 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 340 2343747 11-tokoh-kota-solo-bakal-divaksin-pertama-tak-ada-nama-wali-kota-dan-putra-jokowi-nzVwEqMDR2.jpg Vaksin Covid-19.(Foto:Dok Okezone)

SOLO - Sejumlah tokoh masyarakat Kota Solo mendapatkan giliran untuk menjalani vaksinasi Covid-19 pertama. Sedikitnya, ada 11 tokoh yang bakal disuntik perdana yang rencananya akan dilakukan di RSUD Bung Karno.

Sebelas nama yang rencannya pada Kamis (14/1/2021) bakal disuntik di antaranya Sekda, Danrem 074/Warastratama Surakarta, Kapolresta Surakarta, Ketua DPRD Kota Surakarta.

Dari 11 nama yang bakal disuntik vaksin perdana, tak ada nama Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Wakil Walikota Solo Ahmad Purnomo dan wali kota terpilih yang juga putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Disuntik Vaksin Covid-19, Jokowi: Tidak Terasa Sama Sekali

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo saat dikonfirmasi mengatakan, tidak masuknya namanya kedalam tokoh yang bakal disuntik perdana vaksin dikarenakan dirinya dan Ahmad Purnomo usiannya sudah diatas 60 tahun.

Baca Juga: Divaksin Covid-19 Pertama, Cak Imin: Aman, Masyarakat Tak Perlu Takut

"Saya dan Pak Pur tidak divaksin karena faktor usia, saya sudah di atas 60 tahun. Pak Pur juga sudah di atas 60,"jelas Rudy, Rabu (13/1/2021).

Menurut Rudy, yang paling diutamakan itu yang berhadapan dengan publik. Namun, bila Gibran belum siap, ungkap Rudy tidak masalah.

"Yang paling kita utamakan itu yang berhadapan dengan publik. Kalau mas Gibran belum siap, tidak apa-apa," terang Rudy.

Sementara itu, Wali Kota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia menyangkut apakah dirinya termasuk yang akan divaksin, dengan singkat Gibran menjawab tidak dan hanya mengucapkan terima kasih.

"Tidak, terima kasih," jawab Gibran singkat.

Saat MNC Portal Indonesia menanyakan kembali apakah tidak ikutnya Gibran untuk disuntik vaksin perdana ini disebabkan Gibran bukan termasuk tenaga kesehatan atau kelompok yang berhadapan langsung dengan penderita Covid-19, Gibran tidak menjawabnya. Gibran apakah memiliki rencana untuk suntik vaksin mandiri nantinya, itupun tidak mendapatkan jawaban.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini