Polyglot Ellen Jovin Gelar Meja Grammar Keliling 47 Negara, Termasuk 'Ajari' Bahasa Indonesia

Agregasi VOA, · Rabu 13 Januari 2021 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 65 2343598 polyglot-ellen-jovin-gelar-meja-grammar-keliling-47-negara-termasuk-ajari-bahasa-indonesia-ubRL6gdMnj.jpg Ellen Jovin (tengah) berbincang dengan seorang pengunjung (kiri) di Venice Beach, California, direkam oleh suami Jovin, Brandt Johnson. (Foto: Courtesy/ Ellen Jovin)

NEW YORK- Ellen Jovin yang menguasai beberapa bahasa, berkeliling AS untuk membantu masyarakat memahami tata bahasa yang seringkali membingungkan.

Ellen Jovin adalah seorang perempuan ahli bahasa asal New York membawa meja lipat keliling AS, menyediakan tempat, waktu dan keahlian.

Dalam perjalanannya, Ellen Jovin, tidak hanya ditanya soal bahasa Inggris, tapi juga bahasa asing, termasuk bahasa Indonesia.

Ellen Jovin pertama kali memasang meja lipat bertanda "Grammar Table" pada 2018 tak jauh dari apartemennya di New York City.

Baca Juga: Yuk Lanjut Kuliah S2 dan S3 di AS, Cepat Kirim Aplikasi Pendaftaran ke AMINEF

"Awalnya iseng saja memasang meja yang menerima segala pertanyaan terkait tata bahasa. Meja saya didatangi orang hanya dalam 30 detik."

Pertanyaan yang diajukan mulai dari kosakata, tata bahasa sampai pemakaian tanda baca. Meja grammarnya populer dan mendapat sorotan media nasional.

Pada 2019 hingga sebelum pandemi, Ellen yang seorang polyglot atau mahir beberapa bahasa ini, membawa "Grammar Table" ke 47 dari 50 negara bagian di seluruh Amerika Serikat."

Baca Juga: Catat! Ini 44 Politeknik untuk Mendaftar SNMPN 2021

Pengunjung mejanya kian beragam, begitu pula pembahasannya. Bukan hanya bahasa Inggris, tapi juga bahasa asing.

"Ada satu pasangan mendatangi saya dan bertanya apakah saya bisa bahasa Indonesia, saya bilang hanya sedikit. Dia lalu memberitahu saya cara membentuk kata jamak dan membantu saya mengingat beberapa kata yang dulu pernah saya pelajari," cerita Jovin.

Sebagai seorang tokoh polyglot, nama Ellen cukup dikenal dalam komunitas pencinta bahasa di Indonesia. Dia pernah diundang sebagai pembicara dalam perkumpulan yang diadakan secara jarak jauh oleh komunitas Polyglot Indonesia pada 2018.

"Ellen mengajari teman-teman dalam konferensi polyglot tentang bagaimana menjadi seorang polyglot, karena itu yang paling banyak ditanyakan," kata Mira Zakaria, Direktur Polyglot Indonesia.

"Itu momen yang cukup emosional bagi saya. Berkat kemampuan bahasa dan internet, kita bisa mendatangi tempat baru dan terkoneksi dengan orang-orang yang belum pernah dikenal sebelumnya," ujar Jovin.

Hingga kini, Ellen telah menulis sedikitnya tujuh buku mengenai bahasa. Dan kini sedang menulis sebuah buku baru berisi pengalamannya memandu "Grammar Table" di 47 negara bagian Amerika. Buku yang diberi judul "Rebel with a Clause" itu akan dirilis pada musim semi 2022.

Untuk sementara, "Grammar Table" tidak berjalan selama pandemi, namun Ellen bertekad akan memulainya lagi setelah situasi lebih aman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini