Perahu Nelayan Dihantam Ombak, 5 Orang Selamat dan 1 Hilang

Subhan Sabu, Okezone · Senin 18 Januari 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 340 2346073 perahu-nelayan-dihantam-ombak-5-orang-selamat-dan-1-hilang-p4cPjRx1a6.jpg Petugas selamat nelayan yang terdampar (foto: ist)

POHUWATO - Personel Polairud Polda Gorontalo dan Tim Basarnas menyelamatkan lima orang nelayan yang tenggelam, ketika perahu yang ditumpangi mereka terbalik dihantam angin dan ombak tinggi di perairan Wonggarasi Timur, Kabupaten Pohuwato

Dir Polairud Polda Gorontalo, Kombes Saiful Alam mengatakan, peristiwa tersebut dilaporkan oleh Kepala Desa Wonggarasi Timur Ismail Tomelo kepada Personil Polairud KP.XXIX-2002/pos unit Wonggarasi bahwa perahu yang ditumpangi enam orang nelayan terbalik dihantam angin kencang dan ombak tinggi, pada Sabtu 16 Januari 2021.

"Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 02.00 Wita, enam orang nelayan pergi melaut menggunakan perahu kecil (bala-bala). Kemudian Sekitar pukul 11.25 wita saat nelayan kembali ke darat (pulang), tiba-tiba perahu mereka dihantam ombak disertai angin kencang. setelah peristiwa tersebut lima orang berenang menuju Pulau Monji untuk menyelamatkan diri, sedangkan nelayan satunya hilang,” terang Saiful, Senin (18/1/2021)

Baca juga: Kapal Dihantam Ombak, 1 Nelayan Tewas Tenggelam 

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Komandan Polairud KP.XXIX-2002 langsung berkoordinasi dengan Basarnas Kabupaten Pohuwato, BPBD Pohuwato, Satpolairudres Pohuwato dan Lanal untuk melaksanakan pencarian di sekitar Pulau Monji, Pulau Olinggabe dan sekitarnya.

“Lima nelayan yang sudah menyelamatkan diri di Pulau Monji telah dievakuasi ke kapal ikan oleh personil Polairud Polda Gorontalo bersama nelayan setempat,” tutur Dir Polairud

Baca juga:  Nelayan Tenggelam di Perairan Mersiang, Tim SAR Lakukan Pencarian

Adapun Korban selamat yaitu, Sahrudin Abuba (32) dan Tuna Marawa (18) asal Desa Wonggarasi Timur, Endrianto Abuba (18), Rifal Saleh (18) dan Riski Saleh (15) asal Desa Duhiadaa. Sedangkan korban tenggelam dan masih dilakukan pencarian hingga saat ini yaitu Akmad Tuliyabu (27) warga Desa Wonggarasi Timur.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Wahyu Tri Cahyono menghimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap cuaca ekstrim yang terjadi saat ini.

“Kepada masyarakat Gorontalo agar selalu waspada, sebaiknya, sebelum melakukan aktivitas diluar rumah agar melihat setuasi terlebih dahulu, demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan,” himbau Kabid Humas

Wahyu juga berpesan agar selalu monitor informasi dari BMKG tentang cuaca extrim saat ini.

“Waspadai cuaca ekstrim yang terjadi saat ini, apalagi saat menggunakan transportasi laut khususnya para nelayan jangan paksakan untuk beraktivitas dilaut jika cuaca tidak memungkinkan,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini