Covid-19, Unpad Ciptakan VitPAD, i-blue, dan C-transport

Vitrianda Hilba Siregar, · Senin 18 Januari 2021 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 65 2346288 covid-19-unpad-ciptakan-vitpad-i-blue-dan-c-transport-HWdWDiq10w.jpg Kampus Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat. (Foto:Dok/Unpad)

Produk ciptaan Hesti dan tim berbeda dengan jenis medium yang selama ini banyak digunakan di pasaran. VTM basis medium harus memerlukan penyimpanan khusus dengan suhu 2 – 8 derajat Celcius.

Dengan demikian, VitPAD, i-blue, dan C-transport sangat efektif bila digunakan di lokasi yang tidak memiliki fasilitas penyimpanan khusus VTM ataupun lokasi yang jauh dari fasilitas laboratorium uji.

“Ada beberapa lokasi yang susah cari es dan tidak ada cool box. Kalau pakai punya Unpad tidak perlu itu. Sampelnya tetap aman, serta aman juga ke lingkungan,” kata Lia.

Selain tahan suhu ruang, tiga produk ini juga mengandung formula berupa denaturan atau zat untuk menginaktivasi sampel virus. Ketika sampel virus dimasukkan, zat akan menginaktiviasi virus sehingga sebagian virus sudah tinggal RNA-nya saja, sehingga produk ini tidak akan infeksius sekalipun disimpan di kotak penyimpanan biasa.“Risikonya rendah,” tambah Shabarni.

Lebih lanjut Hesti mengatakan, dari hasil pengujian yang dilakukan tim, VitPAD, i-blue, dan C-transport masih mampu bertahan dalam kondisi suhu yang relatif panas, seperti 40 – 50 derajat Celsius.

“Kita cek di suhu tersebut di mana notabene suhu yang paling tinggi di Indonesia, kemudian kita uji kualitas sampelnya, ternyata virusnya masih bisa (diuji),” kata Hesti.

Artinya, produk ini baik digunakan untuk transportasi sampel di wilayah dengan suhu panas, hingga dapat disimpan tanpa menggunakan kotak pendingin di dalam mobil.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini