Dicuri dari Capitol, Laptop Ketua DPR AS Akan Dijual ke Intelijen Rusia

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 19 Januari 2021 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 18 2346856 dicuri-dari-capitol-laptop-ketua-dpr-as-akan-dijual-ke-intelijen-rusia-lTEoeU8PTo.jpg Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, DC - Penegak hukum Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki apakah seorang wanita mengambil laptop atau perangkat keras (hard drive) dari kantor ketua DPR Nancy Pelosi saat kerusuhan di gedung Capitol, Washington, DC pada 6 Januari lalu, dan mencoba menjualnya kepada intelijen Rusia.

Detail mengenai penyelidikan itu diungkap seorang agen FBI dalam pernyataan tertulis yang pada Minggu (17/1/2021) malam. Pernyataan itu menguraikan kasus pidana terhadap Riley June Williams, seorang wanita Pennsylvania yang dituduh menerobos masuk ke gedung Capitol secara ilegal dan mengarahkan orang ke kantor Pelosi.

BACA JUGA: Mahasiswa, Pensiunan Petugas Damkar Didakwa Terkait Kerusuhan Capitol

Pencurian perangkat elektronik dari kantor kongres telah menjadi kekhawatiran yang terus berlanjut setelah penyerbuan oleh pendukung Presiden Donald Trump.

Penjabat Pengacara AS Michael Sherwin mengatakan bahwa setelah serangan itu, beberapa pencurian mungkin berpotensi membahayakan apa yang dia gambarkan sebagai "ekuitas keamanan nasional."

Menurut pernyataan tertulis yang diajukan ke Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia, FBI menerima informasi dari seseorang yang menyatakan dirinya sebagai mantan kekasih Williams. Informasi rahasia itu mengatakan bahwa Williams "bermaksud untuk mengirim perangkat komputer ke seorang teman di Rusia, yang kemudian berencana untuk menjual perangkat tersebut ke SVR, dinas intelijen luar negeri Rusia," kata pernyataan tertulis itu sebagaimana dilansir Reuters.

Disebutkan juga bahwa "pengiriman perangkat komputer ke Rusia gagal karena alasan yang tidak diketahui dan Williams masih memiliki perangkat komputer atau menghancurkannya."

Williams tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

BACA JUGA: Desak Trump Segera Dipecat, Ketua DPR AS: Ini Adalah Kedaruratan Terbesar

Menurut FBI, tampaknya Williams telah melarikan diri dari sebuah alamat di dekat Harrisburg, Pennsylvania, yang dia milik bersama dengan ibunya, menonaktifkan nomor teleponnya, dan menghapus akun media sosial.

Juru Bicara Pelosi, Drew Hammill, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Dua hari setelah pengepungan Capitol, Hammill mengatakan laptop yang digunakan untuk presentasi dicuri dari ruang konferensi di kantor Pelosi. Tidak jelas apakah perangkat itu adalah yang dituduh diambil oleh Williams.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini