Keterlaluan! Oknum Satpol PP Diduga Pukuli Wanita Cantik hingga Babak Belur

Dion Umbu Ana Lodu, iNews · Selasa 19 Januari 2021 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 19 340 2347230 keterlaluan-oknum-satpol-pp-diduga-pukuli-wanita-cantik-hingga-babak-belur-MTeFHZ1baH.jpg ilustrasi: Okezone

SUMBA TIMUR – Seorang wanita bernama Sagita Desly Natalia Manek, warga Kelurahan Hambala, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT diduga dianiaya oleh oknum Satpol PP.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono, menegaskan, proses hukum kasus penganiayaan itu terus berjalan. Pihaknya telah memeriksa delapan saksi, termasuk Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

(Baca juga: Ucapan Biduan Wanita Buka Aurat hingga PKI Sebabkan Gus Nur Dibui)

“Sekarang kami masih dalam proses penyelidikan. Masih pemeriksaan saksi -saksi. Kami periksa termasuk Kasatpol PP juga perwira Satpol PP dan termasuk regu yang bertugas saat itu. Total ada tujuh atau delapan saksi yang telah kami periksa,” ujar kepada wartawan di Mapolres, Selasa (19/1/2021).

Lebih jauh kata dia, kasus ini belum naik ke penyidikan dikarenakan masih minimnya keterangan saksi dan bukti. Korban juga tidak mengenal secara jelas pelaku pemukulan. Namun korban menegaskan pelaku pemukulan adalah Satpol PP dari seragam yang dikenakan.

“Korban mengaku saat terkena pukulan itu sempat gelap dia, jadi tidak melihat dengan jelas siapa yang memukulnya,”ujar Handrio.

Peristiwa ini menyedot atensi khalayak, karena foto korban dan luka yang dialaminya di media sosial menjadi viral di media sosial.

Kejadian tersebut bermula saat digelarnya operasi penertiban Protokol Kesehatan oleh tim gabungan Satpol PP dan Kodim 1601 setempat di sekitar Taman Kota Matawai.

Korban yang berparas cantik itu, mengaku mengenakan masker dan dibonceng temannya menuju ke RS Imanuel untuk mengobati luka serta menghentikan pendarahan dari hidungnya yang diduga dipukul oleh oknum Satpol PP.

Sementara itu, Domu Warandoy, Sekretaris Daerah kabupaten Sumba Timur menyatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Dia juga memastikan akan memberikan tindakan tegas bahkan pemberhentian atau pemecatan jika sampai terbukti adanya oknum Satpol PP yang melakukan pemukulan.

“Saya sudah kumpulkan Satpol PP yang lakukan operasi penertiban saat itu, mereka menyatakan tidak melakukannya. Tapi siapakah yang pukul sebenarya? Hanya Polisi yang mampu mengungkapkannya. Jika sampai terungkap Pol PP yang lakukannya, apa memang salah dan melawannya ini anak perempuan sampai harus diperlakukan begitu? Pol PP yang melakukannya akan kita tindak tegas dan kalau Banpol PP akan langsung diberhentikan,” tegas Warandoy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini