Bupati Sleman Diduga Terpapar Covid-19 dari Kepala OPD

INews.id, · Kamis 21 Januari 2021 22:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 510 2348701 bupati-sleman-diduga-terpapar-covid-19-dari-kepala-opd-TXkcZNR4kJ.JPG

SLEMAN - Bupati Sleman Sri Purnomo dinyatakan positif Covid-19, Kamis (21/1/2021). Sri Purnomo diduga tertular kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang positif Covid-19.

Dugaan ini muncul lantaran sebelumnya salah seorang kepala OPD yang belakangan diketahui positif Covid-19 sempat menghadap Bupati Sleman pada Senin (18/1/2021).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Joko Hastaryo mengatakan belum bisa memastikan apakah bupati memang terpapar dari Kepala OPD tersebut atau bukan. . Apalagi aktivitas bupati luar biasa, setiap hari bertemu banyak orang dan kalangan. Hanya Kebetulan Senin (18/1/2021) kontak erat dengan kepala OPD yang positif Covid-19 tersebut.

“Namun ini belum bisa dipastikan,karena Pak Bupati kontak dengan banyak orang. Yang jelas-jelas dengan kontak erat positif, Senin (18/1/2021),” kata Joko, Kamis (21/1/2021).

Bupati Sleman Positif Covid-19

Joko menjelaskan sebagai tindaklanjut dengan positifnya bupati Sleman terkena Covid-19, maka akan melakukan tracing kontak erat dihitung sejak dua hari setelah diambil swabnya. Karena bupati diambil swabnya Rabu (20/1/2021), maka bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Sleman yang pernah kontak erat Senin-Rabu (18-20/1/2021) akan dilakukab swab antigen.

Definisi kontak erat yakni yang pernah bertemu dengan orang yang positif Covid-19 lebih dari 15 menit dengan jarak kurang dari 1 meter, dihitung sejak 2 hari setelah orang yang psoitif Covid-19 itu diambil swabnya. Untuk itu, istri dan anak bupati sudah diamblil swab antigen dan hasilnya negatif.

“Untuk kontak erat yang lain sedang kita identifikasi dan belum selesai. Tapi direncanakan, akan dilaksanakan swab antigen yang pernah kontak erat dengan bupati, Jumat (22/1/2021),” jelasnya.

Menurut Joko belum selesainya idenfifikasi ini karena bupati pada Senin-Rabu (18-20/1/2021) masih melakukan aktivitas, di antaranya dengan Kementerian dan Gubernur DIY karena itu akan berkoordinasi dengan Dinkes DIY.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini