Tersinggung Dibilang Ganteng, Pria Berkulit Hitam di Riau Bunuh Temannya

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Jum'at 22 Januari 2021 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 340 2349002 tersinggung-dibilang-ganteng-pria-berkulit-hitam-di-riau-bunuh-temannya-DTvJIJQc1B.jpg Kesal dibilang ganteng, pria di Riau bunuh teman.(Foto:Ilustrasi Okezone)

PEKANBARU - Hanya gara-gara sepele, KS alias Kuna warga Kabupaten Siak, Riau, harus berhadapan dengan hukum. Tersinggung dibilang ganteng oleh temennya sendiri, pelaku nekat membunuh Yanto (43) sang sohib.

Pria berkulit hitam ini, merasa ucapan korban dirinya ganteng adalah ejekan. Pelaku lalu menghabisi teman satu kosnya itu dengan golok.

"Setelah buron beberapa hari, pelaku berhasil kita tangkap. Motifnya pembunuhan, tersangka tidak terima dibilang ganteng oleh korban. Pelaku sakit hati," ucap Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadyanto, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga: Gara-Gara Utang di Kantin, Kuli Proyek Bunuh Temannya dengan Martil

Aksi pembuhan itu terjadi pada 15 Desember 2020 di dekat kosan mereka Jalan Bakal Desa Pinang Sebatang, Kecamatam Tualang, Kabupaten Siak.

Baca Juga: Kesal Diajak Seks Sesama Jenis, Remaja Bunuh Temannya

Saat itu korban dan temannya Soni mau menjajakan dagangan berupa peralatan rumah tangga ke Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, sebelum pergi, Yanto menyapa Kuna.

"Tumben, kok ganteng kali, mau ke mana? Itu yang disampaikan korban ke pelaku. Karena ucapan itu membuat pelaku tersinggung," imbuh Kapolres Siak.

Setelah itu kedua beranjak dari rumah kosan. Teranyata ucapan dari Yanto membuat Kuna marah. Dia pun mengambil sebilah parang dari dalam rumah, dan diam-diam membuntuti korban.

"Sampai di lokasi di Jalan Bakal Desa Pinang Sebatang, pelaku langsung membacok Yanto dan Soni menggunakan parang "Dua bacokan mengenai perut sebelah kanan Yanto. Kuna juga membacok temannya Soni. Namun Soni nyawanya tertolong," tuturnya.

Usai menyerang, Pri asal Sumatera Utara ini melarikan diri. Sementara korban dibawa ke rumah sakit oleh warga. Yanto dinyatakan meninggal saat sudah berada di rumah sakit.

"Tersangka ini orangnya pendiam dan jarang bergaul dengan temanya. Mereka ini satu profesi. Namun untuk pergaulan, tersangka punya dunia sendiri," tambah Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Noak Aritonan.

Tersangka berhasil ditangkap di Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan Pasal 340 KUHPidana kemudian juntho Pasal 338 KUHPiadana tentang pembunuhan berencana dan pembunuhan dengan ancaman 15 tahun hingga hukuman mati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini