Kasus Covid-19 Global Tembus 100 Juta, 2,1 Juta Meninggal

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 27 Januari 2021 14:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 18 2351741 kasus-covid-19-global-tembus-100-juta-2-1-juta-meninggal-1S9jptL0BD.jpg Foto: Okezone.

KASUS virus corona global melampaui 100 juta pada Rabu (27/1/2021), menurut penghitungan Reuters. Angka itu tercapai di saat negara-negara di seluruh dunia menghadapi varian baru virus corona dan mengalami kekurangan pasokan vaksin.

Hampir 1,3% dari populasi dunia kini telah terinfeksi COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru, dan lebih dari 2,1 juta orang telah meninggal.

Rata-rata satu orang terinfeksi setiap 7,7 detik, sejak awal tahun. Sekitar 668.250 kasus telah dilaporkan setiap hari selama periode yang sama, dan tingkat kematian global mencapai 2,15%.

BACA JUGA: Kasus Virus Corona Global Tembus 90 Juta

Negara-negara yang terkena dampak terburuk: Amerika Serikat (AS), India, Brasil, Rusia, dan Inggris, memiliki lebih dari setengah kasus COVID-19 yang dilaporkan. Negara-negara tersebut mewakili 28% dari populasi global, menurut analisis Reuters.

Dengan lebih dari 25 juta kasus, Amerika Serikat memiliki 25% dari semua kasus COVID yang dilaporkan meskipun hanya menyumbang 4% dari populasi dunia. Amerika Serikat memimpin dunia dalam jumlah rata-rata harian kematian baru yang dilaporkan, terhitung satu dari setiap lima kematian yang dilaporkan di seluruh dunia setiap hari.

Dengan hanya di bawah 425.00 kematian, Amerika Serikat telah melaporkan kematian hampir dua kali lebih banyak daripada Brasil, yang memiliki jumlah kematian tertinggi kedua di dunia.

BACA JUGA: Indonesia Jadi Negara Asia Tenggara Pertama yang Catat 1 Juta Kasus Covid-19

Dunia membutuhkan waktu 11 bulan untuk mencatat 50 juta kasus pertama pandemi, dibandingkan dengan hanya tiga bulan untuk kasus menjadi dua kali lipat menjadi 100 juta.

Sekira 56 negara telah mulai memvaksinasi warganya untuk virus corona, memberikan setidaknya 64 juta dosis. Israel memimpin dunia dalam vaksinasi per kapita, menginokulasi 29% populasinya dengan setidaknya satu dosis.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini