Ridwan Kamil Cari 5.000 Anak Muda untuk Tugas Khusus dan Diberi Modal, Berminat?

Fahmi Firdaus , Okezone · Rabu 27 Januari 2021 19:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 525 2351962 ridwan-kamil-cari-5-000-anak-muda-untuk-tugas-khusus-dan-diberi-modal-berminat-Cja0wdbn3G.jpg Tangkapan layar media sosial

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil membutuhkan 5.000 anak muda untuk diberikan tugas khusus menjadi petani. Pemprov Jabar akan meminjamkan tanah seluas 2.000 meter persegi bagi anak muda yang berminat.

"Daripada nganggur dan banyak rebahan melamun karena Covid, mending gabung aja," kata Ridwan Kamil dalam postingannya yang dikutip Okezone, Rabu (27/1/2021).

Menurutnya, tanah seluas 2.000 meter persegi yang dipinjamkan Pemprov Jabar merupakan tanah yang subur. Bahkan pihaknya akan menyediakan modal dari bank bjb dan nantinya hasil panen sudah siap ditampung.

(Baca juga: Duh! Tukang Pikul Jenazah Covid-19 Mogok, Keluarga Angkut Sendiri ke Liang Lahat)

"Tanah subur masing-masing dipinjamkan 2000 m2 dari pemprov. Modal dari @bankbjb dan hasil langsung dibeli oleh @agrojabarofficial," tulisnya.

Pemprov Jabar akan membuka pendaftaran bagi 5.000 anak muda untuk menjadi petani ini mulai minggu depan.

"Daripada jadi pengangguran kan? Salah satu syaratnya mau tinggal ngekos di desa. Menikahi kembang desa adalah pilihan," kata Ridwan Kamil.

Dia melanjutkan, perekrutan 5.000 anak muda di Jabar menjadi petani itu merupakan rencana besarnya di tahun 2021 ini. Dia telah menyampaikan rencana itu saat pencanangan revolusi pertanian 4.0 di Jabar, yang dimulai dengan meresmikan smart green house.

"Di sini produksi pertanian bisa dua kali lipat hanya dengan konsumsi air hanya 20 persen dari biasanya, berkat teknologi pertanian infus yang diterapkan. Dan bisa bertani selama full 12 bulan tanpa terpengaruhi dinamika cuaca," kata Ridwan Kamil. Ridwan Kamil mengatakan, dengan menjadi petani yang tinggal di desa, para anak muda tetap bisa mendapatkan "rezeki kota" dan punya bisnis mendunia. "HAYU, Tinggal di desa, rejeki kota dan bisnis mendunia," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini