Lulus SNMPTN Tahun 2020 dan 2019 Tak Bisa Daftar UTBK 2021

Vitrianda Hilba Siregar, · Jum'at 29 Januari 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 29 65 2352994 lulus-snmptn-tahun-2020-dan-2019-tak-bisa-daftar-utbk-2021-8lHaP81Dnt.jpg Proses dan tahapan SNMPTN 2021. (Foto:Dok/Okezone)

JAKARTA - Siswa yang dinyatakan lulus pada seleksi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2021 dipastikan akan ditolak saat mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Selain SNMPTN tahun ini, peserta yang lulus SNMPTN tahun 2020 dan 2019 juga tidak diperkenankan mendaftar UTBK 2021.

Melansir laman resmi LTMPT, siswa yang dinyatakan lulus pada seleksi SNMPTN 2021 akan ditolak mendaftar UTBK. Selain SNMPTN tahun ini, peserta yang lulus SNMPTN tahun 2020 dan 2019 juga tidak diperkenankan mendaftar UTBK 2021.

Baca Juga: 20 Universitas di Indonesia Terbaik Versi Webometrics 2021, UGM Juara 1

Kerena kebijakan inilah, siswa dihimbau untuk berhati-hati dalam memilih jurusan kuliah dan universitas. Jika akan memilih dua program studi (prodi) di dua PTN yang berbeda, salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA/SMK/MA asal. Jika hanya memilih satu program studi, bisa memilih PTN di seluruh Indonesia.

Beberapa sekolah kedinasan di bawah kementerian seperti Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pertanian (Kementan), dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sudah berkomunikasi dengan LTMPT. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana LTMPT, Prof. Budi Prasetyo Widyobroto, pada peluncuran SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021.

Baca Juga: Daftar 100 Kampus Negeri dan Swasta di Indonesia Berdasarkan Webometrics 2021

Namun, hanya Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dari Kemenkeu yang sudah sampai ke Memorandum of Understanding (MoU). STAN mensyaratkan peserta yang mendaftar harus mengikuti UTBK kelompok ujian Soshum.

"Karena STAN akan mengambil nilai-nilai yang ada di UTBK. Tetapi kalau berapa bobot dan apa saja yang diambil hanya teman-teman STAN yang tahu," terang Ketua LTMPT Prof. Nasih, belum lama ini.

Karena menggunakan nilai UTBK, secara otomatis siswa yang lulus SNMPTN tidak bisa mendaftar sekolah kedinasan seperti STAN. "Karena kedinasan sudah meminta data dari LTMPT, dan di dalam sistem juga tidak memungkinkan mereka (peserta SNMPTN) yang sudah diterima mengikuti tes lagi, tentu berakibat tidak ada nilai UTBK yang bisa dikirimkan untuk yang bersangkutan ke sekolah kedinasan," kata Prof. Nasih.

Prof. Nasih menyarankan, agar siswa yang ingin mendaftar sekolah kedinasan atau ke luar negeri tidak mengikuti SNMPTN. SNMPTN diikuti oleh peserta yang benar-benar ingin mendaftar sesuai jurusan yang diinginkan. (Vitri)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini