KPU Sumbar: Hasil Audit, Laporan Dana Kampanye Mahyeldi-Audy Tak Ada Kejanggalan

INews.id, · Selasa 02 Februari 2021 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 340 2355032 kpu-sumbar-hasil-audit-laporan-dana-kampanye-mahyeldi-audi-tak-ada-kejanggalan-0HAgG8bJ25.jpg Mahyeldi (Foto: Antara)

PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) membantah jika pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Mahyeldi-Audy Joinaldy telah melakukan pelanggaran sumbangan dana kampanye. Bantahan ini diungkapkan kuasa hukum KPU Sudi Prayitno, Senin 1 Februari 2021.

"Berdasarkan hasil audit dari kantor akuntan publik pelaporan dana kampanye Mahyeldi-Audy tidak ditemukan kejanggalan dan telah sesuai dengan kriteria yang berlaku sebagaimana aturan sumbangan dana kampanye," kata Sudi Prayitno pada sidang pemeriksaan PHPU Pilgub Sumbar di Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga:  Cagub Sumbar Mulyadi Kembali Mangkir Panggilan Bareskrim

Menurut Sudi, sumbangan dana kampanye pasangan Mahyeldi-Audy yang dipersoalkan oleh Tim pemenangan paslon Nasrul Abit-Indra Catri juga tidak terkait dengan peraturan KPU yang berimplikasi pada pembatalan pasangan calon.

"Kemudian terkait dengan adanya dugaan pelanggaran administrasi di TPS di RSUD Pariaman, hingga saat ini Bawaslu tidak pernah menyatakan hal itu sebagai pelanggaran administrasi Pemilu," katanya.

Sudi meminta MK menetapkan hasil rekapitulasi perolehan suara yang telah ditetapkan KPU Sumbar sebagai yang berlaku.

Untuk diketahui, paslon Nasrul Abit-Indra Catri meminta KPU Sumbar menganulir perolehan suara pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldy menjadi nol pada permohonan gugatan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum di Mahkamah Konstitusi. Menurutnya, Mahyeldi-Audy telah melangar ketentuan dana kampanye.

Kuasa Hukum Nasrul Abit-Indra Catri, Vino Oktavia mengatakan, pasangan Mahyeldi-Audy telah menerima sumbangan kampanye dari ASN dalam bentuk barang berupa rumah yang dijadikan posko pemenangan dengan nilai Rp100 juta.

"Ini melebihi batas sumbangan dana kampanye perorangan yang hanya Rp75 juta dan sumbangan dalam bentuk barang tidak dilaporkan ke KPU Sumbar sehingga pasangan nomor urut empat harus dianulir," kata dia.

Baca Juga: Cagub Sumbar Mulyadi Jadi Tersangka Terkait Pidana Pemilu

Sebelumnya, KPU Sumbar menetapkan pasangan nomor urut 4 Mahyeldi - Audy Joinaldy meraih suara terbanyak di Pilgub Sumbar dengan perolehan 726.853 suara atau 32,43 persen.

Peringkat kedua pasangan Nasrul Abit-Indra Catri dengan 679.069 suara atau 30,30 persen. Lalu pasangan Mulyadi-Ali Mukhni 614.477 suara atau 27,42 persen. Pasangan Fakhrizal-Genius Umar memperoleh 9,86 persen atau 220.893 suara.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini