Dunia Kampus Saat Pandemi, Ketika Dosen dan Mahasiswa Terpisah Layar Monitor

Tim Okezone, Okezone · Selasa 02 Februari 2021 16:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 65 2355243 dunia-kampus-saat-pandemi-ketika-dosen-dan-mahasiswa-terpisah-layar-monitor-s8JRPVszyr.jpg Kuliah semasa pandemi Covid-19. (Foto:Ilustrasi/Freepik)

Sistem belajar dengan video conference (seperti Zoom dan Google Meet) tidaklah seefektif kuliah secara tatap muka, interaksi antara dosen dan mahasiswa pun dibatasi oleh layar teknologi.

Kondisi ini yang membuat rasa pembelajaran itu hilang. Mungkin ini adalah bukti nyata bahwa teknologi tidak dapat menggantikan interaksi sosial, persis seperti kutipan dari Einstein yang menyatakan “I fear the day technology will surpass human interaction. The world will have a generation of idiots.”

Walaupun terlihat mudah dan praktis, justru itulah yang membuatnya tidak efektif. Dengan iming-iming mudah dan praktis itulah yang membuat beberapa oknum menyepelekan pembelajaran online tersebut, dari misalkan dosen yang hanya asal memberikan tugas sementara mahasiswa hanya menghadiri Video conference, tapi disambi dengan aktivitas lain.

Brandon M Wijaya (23), seorang mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta pun angkat bicara mengenai pembelajaran online.

“Tidak efektif. Saya pribadi kurang niat belajar karena berasa libur terus karena dilakukan di rumah. Kedisiplinan dosen saat online terlalu lebay dan tidak berguna, sistem tugas ribet dan menyusahkan mahasiswa,” ucapnya.

Sementara seorang mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi Tangerang Selatan berpendapat, “Karena kita belajar di rumah esensi dari kuliah atau belajar dikelas sudah hilang. Masalah koneksi, interaksi efektif, kurangnya visualisasi materi dosen yang diajarkan ke kita,” ujar Fajar Fadhil A Putranto (19) mengisahkan tentang keluh kesah pembelajaran online.

Situasi seperti ini memang meresahkan, namun seperti itulah kondisi yang harus dijalani dikarenakan tidak ada pilihan lain selain mengikuti protokol dari pemerintah dan dengan penuh harapan bahwa pandemi ini segera usai.

Oleh:

Diko Anand Prasetyomo, Mahasiswa Jurusan Marketing Communication Semester 3,

Binus Alam Sutera

 

(Vitri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini