Viral, Sejumlah Pemuda Diamankan Usai Ngaku Polisi Pakai Sirine di Jalan

INews.id, · Jum'at 05 Februari 2021 19:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 610 2357307 viral-sejumlah-pemuda-diamankan-usai-ngaku-polisi-pakai-sirine-di-jalan-FvFyL73Y4k.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Sejumlah pemuda diamankan polisi setelah video viralnya memainkan strobo dan sirine di jalan raya, mereka mengaku sebagai anggota reserse kriminal Polres Metro agar pengemudi lain menepikan jalan.

Berdasarkan unggahan video Instagram @cetul.22, Jumat (5/2/2021). Mobil yang berisikan lima penumpang terlihat memainkan strobo atau sirine dan sound speaker.

"Harap menepi-harap menepi, kami dari Reserse Kriminal Polres Metro, harap menepi. Jangan lupa untuk semua para warga Ways Putih diharapkan menjaga 3M," kata salah satu pemuda.

Baca juga:  Viral Anak Pesan Dagangan Ibu Kandungnya Lewat Ojol, Netizen: Double Pahalanya

Mobil pikap hitam yang berada di depannya menepi memberikan jalan. Mereka mengira mobil yang menyalakan sirine sambil berbicara menggunakan speaker adalah petugas polisi atau pejabat pemerintah.

Baca juga:  Viral Video Dugem, Kasatnarkoba Polres Pematangsiantar Dicopot

Setelah video tersebut viral, kelima oknum yang terdiri atas empat laki-laki dan satu perempuan itu terlihat berada di kantor polisi sambil memegang kertas dan meminta maaf atas kejadian itu.

"Saya Fanni, mewakili teman-teman saya berlima di sini ingin meminta maaf pada kesalahan yang kami perbuat pada Senin, 1 Februari 2021, yaitu kesalahan yang tidak pantas, menggunakan strobo untuk pentingan pribadi kami," kata Fanni.

Seperti diketahui, sirine dan strobo hanya boleh digunakan pada kendaraan tertentu seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 59 ayat 3, lampu isyarat warna merah atau biru serta sirene berfungsi sebagai tanda kendaraan bermotor yang memiliki hak utama.

Pengguna jalan bersirine yang memiliki hak utama didahulukan antara lain mobil kepolisian, mobil TNI, mobil pemadam kebakaran, ambulans, mobil pimpinan lembaga negara dan pejabat negara asing, serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara.

Selain itu, iring-iringan pengantar jenazah, dan konvoi dan/atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian juga berhak diutamakan di jalan raya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini