Periksa Sejumlah Saksi, Penyebab Kematian Wanita Tertancap Bambu Masih Misterius

MNC Portal, · Sabtu 06 Februari 2021 21:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 06 525 2357769 periksa-sejumlah-saksi-penyebab-kematian-wanita-tertancap-bambu-masih-misterius-eXW1NZ3GWc.jpg ilustrasi: Okezone

GARUT - Kematian Weni Tania, wanita yang ditemukan tewas dengan bambu tertancap di anal, masih menjadi misteri. Polisi belum menunjukan petunjuk yang dapat mengungkap penyebab kematian korban akibat dibunuh atau kecelakaan.

(Baca juga: Isak Tangis Iringi Pemakaman Weni Tania, Wanita yang Tewas Tertancap Bambu di Anal)

Kapolsek Wanaraja Kompol Oon Suhendar mengatakan, pihaknya masih kesulitan mengungkap kasus tersebut. Apalagi Weni dikenal sebagai sosok pendiam.

(Baca juga: Warga Digegerkan Penemuan Jasad Wanita dengan Kondisi Anal Tertancap Bambu)

"Kami masih menunggu hasil autopsi korban. Sudah ada enam saksi yang kami periksa dari keluarga dan temannya," kata Kapolsek Wanaraja, Sabtu (6/2/2021).

Kompol Oon Suhendar mengemukakan, almarhumah Weni Tania dilaporkan meninggalkan rumah sejak hari Selasa (2/2/2021). Pihak keluarga telah berusaha menghubungi Weni melalui telepon seluler saat dia tak pulang.

Namun, Weni tak memberikan jawaban. Hingga akhirnya, jasad Weni Tania ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Kali Muncang, anak sungai Cimalaka, Jumat (5/2/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

"Belum bisa disimpulkan apakah ini (Weni Tania meninggal) karena pembunuhan atau kecelakaan. Kami masih dalami kasusnya," ujar Kompol Oon Suhendar.

Diberitakan sebelumnya, warga Kampung Muncanglega, RT 02/07, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, geger setelah ditemukan jasad wanita di tepi Kali Muncang, anak sungai Cimalaka, Jumat (5/2/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kondisi korban yang mengenakan baju kuning dan celana jins itu mengenaskan. Bagian anus korban tertusuk bambu. Sedangkan bagian kepalanya terhimpit batu. Saat ditemukan, celana jins korban melorot sampai paha.

Penyidik Satreskrim Polres Garut telah meminta keterangan kepada keluarga dan teman korban yang diketahui bernama Weni Tania (21) warga Kampung Ciloa Tengah, Desa Sindangratu Kecamatan Wanaraja, Kabuapten Garut.

Korban Weni sempat hilang sejak hari Selasa (2/2/2021). Semasa hidup, Weni dikenal pendiam, tertutup, dan jarang bergaul.

"Awalnya anggota kesulitan mengidentifikasi korban. Namun setelah meminta keterangan, warga ada yang mengenalinya," katanya.

Jenazah Weni telah dimakamkan pada Sabtu (6/2/2021) siang di pemakaman keluarga tak jauh dari tempat tinggalnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini