Mal di Makassar Terbakar, Petugas Damkar Kewalahan Jinakkan Api

Muhammad Nur Bone, · Sabtu 06 Februari 2021 03:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 06 609 2357414 mal-di-makassar-terbakar-petugas-damkar-kewalahan-jinakkan-api-ZiWvqNVrWI.jpg Mal di Makassar, Sulsel terbakar (Foto: M Nur Bone)

MAKASSAR - Sebuah gedung Mal Panakukang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (6/2/2021) dini hari tadi terbakar. Upaya pemadaman oleh petugas damkar masih terus dilakukan, namun belum berhasil memadamkan api lantara tebalnya kepulan asap yang sudah menjalar di hampir seluruh bagian gedung mal.

Gedung Mal Panakukang yang berada di Jalan Adiyakas Kota Makassar, Sulawesi Selatan tersebut terbakar di bagian dalam. Hingga saat ini, asal muasal sumber api belum diketahui pasti, apakah berasal dari lantai dua gedung mal ataukah berasal dari bagian flapon mall yang berada di lantai satu.

 Baca Juga: Pondok Pesantren di Bogor Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sejauh ini, belasan armada damkar kota Makassar dikerahkan untuk melakukan upaya pemadaman. Namun, tebalnya kepulan asap membuat petugas damkar yang diterjunkan kewalahan hingga harus menyedot asap dari dalam gedung menggunakan alat.

Pasalnya, kepulan asap yang berasal dari bagian gedung mal yang terbakar sangat menyengat hidung. Hingga petugas pemadam kebakaran terpaksa menggunakan bantuan alat pernapasan dalam melakukan upaya pemadaman.

Selain itu, alat pembuangan asap yang dihisap dari dalam gedung untuk mengelurakan pekatnya kepulan asap dari dalam gedung juga digunakan petugas damkar sembari melakukan penyemprotan.

Baca Juga:  Gara-Gara Hindari Kucing Mobil Boks Terguling dan Terbakar, 2 Tewas

Hingga upaya pemadaman dilakukan selama beberapa sejak kebakaran terjadi dini hari tadi sekita pukul 00.00 Wita, belum juga berhasil dipadamkan.

Sementara areal gedung mal yang terbakar sejuah ini diduga adalah toko pakaian, furniture, serta stand toko yang ada di dalam mal lainnya.

"Untuk sumber api belum diketahui. Kendala yang dihadapi karena ruangan tertutup sehingga akses masuk ke dalam tidak ada," ujar Babinsa Kelurahan Pandang, Serma Kaharuddin.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini