Hujan Ekstrem Picu Banjir di Semarang, BMKG Perpanjang Peringatan Dini Hingga Sepekan

Tim Okezone, Okezone · Minggu 07 Februari 2021 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 07 512 2357978 bmkg-perpanjang-peringatan-dini-hujan-lebat-di-jateng-hingga-sepekan-mendatang-PUtFUb8YA7.jpg Foto: BMKG.

JAKARTA – Hujan lebar disertai kilat dan petir yang berlangsung terus menerus pada, Sabtu, 6 Februari 2021 menyebabkan genangan di beberapa titik di wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Ahmad Yani, Kota Semarang mencatat sebesar 171 mm.

"BMKG Ahmad Yani Semarang telah mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrim pada tanggal 6 Februari dari Pukul 01.30 WIB dan telah di update pukul 05.20 WIB. Kota Semarang termasuk salah satu wilayah yang masuk dalam Peringatan Dini tersebut, " kata Kepala Stasiun Klimatologi Semarang, Sukasno pada Sabtu.

BACA JUGA: Masih Terendam Banjir, Perjalanan KA di Semarang Dialihkan

BMKG juga telah mengeluarkan Informasi Prakiraan Cuaca berbasis dampak SIGNATURE pada 4 Februari 2021 yang berlaku 5 Februari 2021 pukul 07.00 WIB sampai dengan 6 Februari 2021 pukul 07.00 WIB melalui laman bmkg.go.id, bahwa terdapat potensi dampak hujan lebat untuk dampak banjir dapat terjadi di wilayah Jawa Tengah dengan kategori Waspada, termasuk Kota Semarang.

Berdasarkan data AWS Stasiun Klimatologi Semarang, hujan terukur sejak jam 00.10 WIB. Intensitas hujan mulai meningkat menjadi lebat - sangat lebat sejak pukul 02.10 WIB. Periode intensitas lebat - sangat lebat berlangsung sampai dengan pukul 05.30 WIB.

Curah hujan tertinggi terukur di Pos Hujan Beringin Kecamatan Ngaliyan dengan curah hujan 183 mm, sementara curah hujan terendah di Pos Hujan Meteseh Kecamatan Tembalang yang tercatat 69 mm.

BACA JUGA: Semarang Banjir karena Hujan Ekstrem, Menteri Basuki: Terulang Tiap 50 Tahun

Berdasarkan pengamatan pada Citra Satelit Himawari, awan konventif sudah mulai tumbuh pada tanggal 6 Februari 2021 pukul 02.00 WIB dan semakin bertambah hingga menjelang pukul 07.00 WIB. Pertumbuhan awan tersebut memicu hujan yang terjadi di Kota Semarang dengan intensitas lebat sejak pukul 02.00 WIB, dan meningkat intensitasnya menjadi hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem pada pukul 05:00 sampai 06.00 WIB, dan kemudian mulai menurun intensitasnya hingga pukul 07.00 WIB.

Sukasno menjelaskan, analisis sementara menunjukkan pengaruh aktifnya Angin Monsun Dingin Asia dan adanya daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Kondisi tersebut didukung dengan masa udara yang labil serta kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas sehingga mendukung proses pembentukan awan hujan di Jawa Tengah, khususnya sebagian besar wilayah pantura tengah-barat termasuk Kota Semarang.

Berdasarkan analisis tersebut BMKG memperpanjang Peringatan Dini Hujan lebat hingga sepekan ke depan untuk wilayah Jawa Tengah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini