5 Sekawan ITS Kembangkan Energi Terbarukan dari Sekam

Vitrianda Hilba Siregar, · Senin 08 Februari 2021 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 65 2358705 5-sekawan-its-kembangkan-energi-terbarukan-dari-sekam-eggISdYRnI.jpg Energi terbarukan dari Sekam karya mahasiwa ITS. (Foto:Freepik)

Alumnus SMA Negeri 12 Surabaya ini memaparkan bahwa alat tersebut dibuat guna menjawab permintaan energi di Indonesia yang akan melejit beberapa tahun lagi. Mereka memprediksi sekitar 29 persen penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) akan terjadi pada tahun 2050. “Berdasarkan angka tersebut, sudah seharusnya Indonesia mulai memanfaatkan sumber energi terbarukan,” ungkapnya mengingatkan.

Fatah melanjutkan bahwa Antasena Biohidrogen Electric Generator ini juga dapat menjadi sebuah investasi yang akan menguntungkan dari segi ekonomi. Berdasarkan analisa yang mereka lakukan, alat ini memiliki nilai pendapatan yang sama besar dengan modal yang dikeluarkan. “Hal ini membuat tidak adanya kerugian atau keuntungan selama dua tahun, sembilan bulan, 20 hari dalam penggunaannya,” ujarnya.

Mahasiswa angkatan 2018 ini menuturkan, gas hidrogen yang dapat dihasilkan oleh Antasena Biohidrogen Electric Generator mencapai 5,72 liter setiap jam. Gas hidrogen tersebut dapat dikonversikan ke energi listrik dengan fuel cell. Berdasarkan hal tersebut, alat ini diasumsikan dapat memenuhi kebutuhan listrik dari 16 rumah dengan kapasitas listrik setiap rumah 500 Watt. “Masyarakat menjadi lebih untung sebesar 87 persen dibanding menggunakan listrik biasa,” tuturnya.

Baca Juga: Mendikbud Tetapkan Ujian Nasional 2021 Resmi Ditiadakan, Ini Penggantinya

Melalui karyanya tersebut, Tim Antasena ITS juga telah berhasil meraih Gold Medal dalam ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) pada Desember lalu. Dengan manfaat-manfaat yang dihadirkan dalam menjawab permasalahan energi di Indonesia pada masa yang akan datang, membuat karya dari tim ini dinilai layak mendapatkan penghargaan tersebut.

Fatah berharap agar Tim Antasena ITS dapat terus membuat inovasi-inovasi yang bisa membantu permasalahan masyarakat. Selain itu, ia juga berharap alat buatan timnya ini ke depan dapat diproduksi agar tujuan dari alat tersebut bisa direalisasikan ke masyarakat. “Dengan begitu, kami dapat membantu masyarakat dalam menghemat penggunaan energi listrik,” pungkasnya penuh harap.

(Vitri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini