Pelaku Pembunuhan Weni Tania Ternyata Residivis Kasus Pencurian

INews.id, · Selasa 09 Februari 2021 09:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 525 2358988 pelaku-pembunuhan-weni-tania-ternyata-residivis-kasus-pencurian-l6cgxf2nCR.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

GARUT - Pelaku pembunuhan Weni Tania (21), yang jasadnya ditemukan tertancap bambu sudah ditahan di Mapolres Garut.

Sebelum ditangkap polisi, DH (22), warga Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, sudah lebih dulu mendekam di sel tahanan Polsek Tarogong Kidul.

Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono mengatakan, DH, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh mendekam di sel tahanan Polsek Tarogong Kidul karena terlibat kasus pencurian di wilayah Tarogong Kidul. Karena itu, DH tak hanya dijerat degan pasal pembunuhan, tapi juga dengan pencurian.

"DH dijerat dengan pasal 338 KUHP atau 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. Selain kasus pembunuhan, DH juga dijerat kasus pencurian," kata Kapolres Garut saat konferensi pers, Senin (8/2/2021).

DH sebelumnya ditangkap di Tarogong Kidul, berdasarkan penyelidikan Satreskrim Polres Garut dan Resmob Polda Jabar.

"Pelaku berhasil diketahui 2x24 jam berdasarkan penyelidikan Satreskrim Polres Garut dan Resmob Polda Jabar. Hasilnya mengarah ke DH yang diamankan hari Minggu di Tarogong Kidul," katanya.

Baca Juga: 6 Fakta Pembunuhan Weni Tania yang Jasadnya Tertancap Bambu di Anal, Nomor 3 Bikin Terenyuh

Dari pemeriksaan polisi diketahui, motif pembunuhan Weni Tania karena pelaku DH terbakar api cemburu. Pemuda yang sehari-sehari bekerja sebagai buruh itu tak kuasa menahan cemburu karena korban sering chatting dengan laki-laki lain lewat media sosial. DH curiga kekasihnya telah berselingkuh.

"Modus pelaku kan itu karena merasa cemburu melihat korban sering chatting dengan lelaki lain di media sosial," ujar Adi di Mapolres Garut.

Adi menyebut, DH gelap mata dan langsung menghabisi nyawa korban saat berada di pinggir Sungai Cimalaka, Kampung Muncanglega, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Selasa (2/2/2021) sore.

Menurut Adi, pelaku juga tak terima karena hubungannya sempat diputuskan oleh korban.

Sebelumnya, korban yang diketahui bernama Weni Tania (21) warga Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan yakni sudah membusuk dan batang bambu menancap di tubuhnya.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang kebetulan sedang melintasi lokasi kejadian di pinggiran Kali Muncang yang merupakan anak Sungai Cimalaka, Kampung Muncang Lega, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Jumat (5/2/2021) pagi.

Polisi selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan warga termasuk keluarga korban hingga tidak lama dari penemuan jasad korban itu polisi berhasil menangkap terduga pelakunya di Garut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini