Susul Ayahnya Mencari Ikan, Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Saguling

Adi Haryanto, Koran SI · Rabu 10 Februari 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 525 2359471 susul-ayahnya-mencari-ikan-bocah-5-tahun-tewas-tenggelam-di-waduk-saguling-quBua1qIIB.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BANDUNG BARAT - Seorang bocah perempuan berusia lima tahun, meninggal dunia usai tenggelam di genangan Waduk Saguling, Selasa (9/2/2021). Tubuh korban ditemukan tenggelam tepatnya di Kampung Citeureup RT 04/09, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Korban yang bernama Kaila adalah anak bungsu buah hati dari pasangan Cece Saripudin dan Elawati yang tercatat sebagai warga Kampung Jalupang Kidul, RT 03/05, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, KBB.

Baca juga:  Terpeleset saat Cuci Tangan, 2 Gadis ABG Tenggelam di Kali Cipegadungan

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo, menyebutkan, pihaknya mendapatkan laporan dari pihak desa bahwa ada anak tenggelam di genangan Waduk Saguling, Selasa (9/2/2021) sekitar pukul 07.00 WIB.

Anggotanya kemudian meluncur ke lokasi yang dimaksud untuk membantu proses pencarian. Korban sendiri dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah sempat terlihat bermain di tepian genangan Saguling, pada Senin (8/2/2021) sore sekitar pukul 16.00 WIB

Baca juga:  Viral! Detik-Detik Bocah Terseret Arus Banjir Terekam Kamera

Awal kejadian, Cece yang hendak mencari ikan membawa anaknya tersebut dan menitipkan ke neneknya di Kampung Citeureup, Senin siang. Cece kemudian pergi sendiri ke genangan Waduk Saguling. Tanpa sepengetahuan sang nenek yang sedang salat, Kaila kemudian berniat menyusul ayahnya mencari ikan.

Bersama seorang temannya korban kemudian tampak bermain di tepian Waduk Saguling. Beberapa warga yang melihat sempat menyuruh mereka untuk pulang. Seorang anak kemudian pulang, namun korban justru kembali lagi bermain di tepian Saguling. Saat itulah korban tidak terlihat lagi setelah sempat dicari ke beberapa lokasi di sekitar terakhir korban bermain.

"Diketahui bahwa korban tenggelam karena ada sandal korban yang tertinggal. Alhirnya warga sejak sore sampai malam mencarinya, namun tidak ketemu," terang Duddy didampingi petugas lapangan Rudi Wibiksana, Selasa (9/2/2021).

Pencarian kemudian kembali dilakukan mulai Selasa pagi dengan melibatkan warga, RT, RW, Kades, Babinsa, dan Babinkamtibmas, dan personel BPBD. Hingga akhirnya korban berhasil ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB dengan kondisi sudah meninggal dunia.

"Korban lalu dievakuasi dan dibawa ke keluarganya untuk kemudian dimandikan dan dimakamkan di pemakaman umum yang tidak jauh dari rumahnya," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini