Beredar Foto Pejabat Pemkab Agam Sebelum Kecelakaan Bus di Madina

Ahmad Husein Lubis, iNews · Selasa 09 Februari 2021 09:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 608 2358971 beredar-foto-pejabat-pemkab-agam-sebelum-kecelakaan-bus-di-madina-Udo1vSXKRV.jpg Beredar foto rombongan pejabat Pemkab Agam sebelum bus mengalami kecelakaan di Madina. (Ist/iNews)

MADINA - Dua kepala dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat (Sumbar), tewas dalam kecelakaan bus yang ditumpangi rombongan pejabat usai melakukan studi banding ke Kota Banda Aceh, Aceh. Bus masuk sungai di tepi jalan lintas Sumatera, tepatnya di Desa Lumban Pasir, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Pascakecelakaan beredar foto keceriaan para kadis ini saat berada di dalam bus nahas sebelum terjadinya peristiwa tersebut.

Dalam foto itu, tampak senyum ceria dari wajah para kepala dinas Pemkab Agam usai mengikuti studi banding ke Banda Aceh.

Namun nahas saat akan kembali pulang dari studi banding menuju Kota Lubuk Basung, Agam, bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan masuk Sungai Bondar Batang Gadis karena diduga sopir mengantuk hingga hilang kendali.

Bus sempat menabrak pembatas jembatan sebelum terjun ke sungai sedalam 15 meter.

Dua korban meninggal dunia di lokasi yakni sopir bus David Chaniago dan Kadis Kominfo Pemkab Agam, Fauzan Helmy Hutasuhut. Sementara fatimah yang merupakan Kadis Lopperindag meninggal dunia usai menjalani perawatan selama 3 jam.

Baca Juga : Bus Rombongan Pemkab Agam Masuk Jurang, 2 Orang Tewas

Kadis Perhubungan Madina, Hendra Edisa Putra mengatakan, lokasi bus masuk sungai memang terkenal sebagai lokasi rawan kecelakaan di Madina karena kondisi jalan yang menikung serta menyempit. Apalagi saat kecelakaan terjadi sang sopir dalam keadaan mengantuk.

“Tadi setelah kita konfirmasi dengan salah satu korban, beliau mengatakan tidak ada clash berarti memang kesalahan sopir sendiri. Jadi ini namaya kecelakaan tunggal,” katanya, Selasa (9/2/2021).

Karena itu, ke depannya ia berharap sopir bus yang melintasi lokasi tersebut harus lebih berkonsentrasi. “Saya harap kepada sopir agar berhati-hati memasuki daerah rawan karena banyak jalan menyempit maupun berlubang sehingga perlu konsentrasi yang lebih,” ucapnya.

Baca Juga : Kecelakaan Bus Rombongan Pejabat Pemkab Agam di Madina, 2 Kepala Dinas Tewas

Akibat kecelakaan bus yang berpenumpang 14 orang ini, 3 orang meninggal dunia termasuk sang sopir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini